ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Aceh Tetap Optimal

Dok. ASDP

FACEINDONESIA.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan optimal melalui penyesuaian armada dan pola operasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta memastikan konektivitas antarpulau tetap terlayani.

Bagi masyarakat Aceh, layanan penyeberangan memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, sektor pariwisata, hingga kegiatan sosial. Karena itu, keberlangsungan layanan menjadi prioritas dalam setiap pengelolaan operasional.

Bacaan Lainnya

Saat ini, lintasan Ulee Lheue–Balohan dilayani KMP BRR, sementara KMP Papuyu melayani rute Ulee Lheue–Lamteung dan Ulee Lheue–Serapung.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, penyesuaian operasional dilakukan sebagai langkah strategis agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa mengesampingkan aspek keselamatan.

“Kami memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan dengan baik melalui optimalisasi armada operasional.
Penyesuaian jadwal dilakukan untuk menjaga kesinambungan layanan tanpa mengurangi komitmen terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa,” ujar Windy, Selasa (16/6).

Tingginya kebutuhan masyarakat tercermin dari capaian operasional sepanjang Januari hingga 15 Juni 2026. Pada periode tersebut, lintasan Ulee Lheue–Balohan mencatat 1.258 trip dengan total layanan mencapai 184.512 penumpang dan 87.777 unit kendaraan.

Sementara pada periode 1–15 Juni 2026, tercatat sebanyak 94 trip melayani 16.475 penumpang dan 9.347 unit kendaraan.

Dalam pola operasi saat ini, KMP BRR melayani keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Sedangkan dari Pelabuhan Balohan dijadwalkan pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB.

Langkah Antisipasi
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, memastikan kondisi layanan di lapangan tetap terkendali meski terdapat penyesuaian frekuensi pelayaran.

“Secara umum layanan penyeberangan masih berjalan normal. Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal terbaru, serta datang lebih awal ke pelabuhan untuk mengantisipasi kepadatan,” kata Andri.

Menurutnya, dukungan masyarakat selama proses penyesuaian operasional turut membantu menjaga kelancaran layanan.

Ke depan, ASDP akan terus mengevaluasi pola operasi guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.

“ASDP berkomitmen menghadirkan layanan yang andal, aman, dan prima bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan di Aceh,” tutup Windy. (HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *