Fundamental Kuat, Saham BNI Mulai Bangkit

FACEINDONESIA.CO.ID- Kinerja keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada kuartal III 2026 menjadi salah satu faktor yang menopang pemulihan saham perbankan BUMN di tengah gejolak pasar akibat sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Sebelumnya, pasar saham Indonesia mendapat tekanan setelah MSCI mengumumkan konsultasi terkait kemungkinan perubahan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Kondisi tersebut memicu sikap hati-hati investor, terutama asing, sehingga menekan sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk saham perbankan milik negara.

Bacaan Lainnya

Saham BBNI sempat terkoreksi ke kisaran Rp2.800 pada pertengahan Oktober 2026. Namun, hingga penutupan perdagangan Rabu (28/10/2026), harganya kembali menguat ke kisaran Rp3.400, mendekati level sebelum tekanan sentimen MSCI.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji, menilai koreksi yang terjadi membuat valuasi saham perbankan semakin menarik untuk dicermati investor. Meski demikian, keberlanjutan pemulihan masih bergantung pada arus dana asing, volume transaksi, dan perkembangan kebijakan MSCI.

Kinerja BNI Tetap Solid

Di tengah volatilitas pasar, BNI mencatatkan kinerja operasional yang positif. Laba operasional sebelum pencadangan atau pre-provision operating profit (PPOP) mencapai Rp27,5 triliun, tumbuh 11,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) meningkat 13,6 persen YoY menjadi Rp33,2 triliun. Sementara itu, laba bersih BNI tercatat Rp16,1 triliun, naik 6,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh 22,2 persen YoY menjadi Rp992,5 triliun. Dana murah atau current account saving account (CASA) juga meningkat 19,6 persen menjadi Rp733,7 triliun. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross berada di level 1,9 persen.

Nafan menilai pertumbuhan kredit, penguatan dana murah, dan kualitas aset menjadi faktor penting dalam menjaga fundamental BNI.

Menurutnya, kinerja keuangan yang solid berpotensi meningkatkan ekspektasi laba, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka peluang penilaian ulang valuasi saham atau re-rating.

Investor Perlu Cermati Kualitas Pertumbuhan

Selain pertumbuhan laba, investor perlu memperhatikan sejumlah indikator, seperti net interest margin (NIM), biaya dana (cost of fund), efisiensi operasional, rasio NPL, dan biaya risiko kredit (cost of credit).

Pertumbuhan dana pihak ketiga, terutama CASA, juga penting karena berpengaruh terhadap biaya pendanaan dan profitabilitas bank. Dari sisi valuasi, rasio price-to-earnings (PER), price-to-book value (PBV), serta potensi imbal hasil dividen dapat menjadi bahan pertimbangan.

Nafan mengingatkan, pergerakan harga saham tidak selalu langsung mencerminkan kinerja keuangan perusahaan. Dalam jangka pendek, sentimen pasar dan arus modal dapat lebih dominan, sedangkan fundamental menjadi salah satu penopang dalam jangka menengah hingga panjang.

Prospek Saham Himbara

Selain BNI, Bank Mandiri juga mencatatkan kinerja positif pada kuartal III 2026 dengan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun, tumbuh 20,7 persen secara tahunan.

Nafan menilai saham bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) masih menarik untuk dicermati secara selektif. Skala bisnis yang besar, basis nasabah luas, diversifikasi pendapatan, dan peran strategis dalam perekonomian menjadi sejumlah keunggulan perbankan BUMN.

Ke depan, prospek saham Himbara akan dipengaruhi kemampuan bank menjaga pertumbuhan kredit, mengendalikan biaya dana, mempertahankan kualitas aset, dan meningkatkan profitabilitas.

Laporan keuangan yang solid, pertumbuhan kredit produktif, penurunan biaya pencadangan, prospek dividen, serta meredanya ketidakpastian terkait MSCI berpotensi menjadi katalis bagi pergerakan saham perbankan BUMN.

Meski demikian, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko pasar dan melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *