Kemendag Dorong UMKM Legal dan Manfaatkan AI

FACEINDONESIA.CO.ID- Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat legalitas usaha serta memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan daya saing di pasar digital.

Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa (PMSEPJ) Kemendag, Dwinanto Rumpoko, mengatakan legalitas usaha dan penguasaan teknologi menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Bacaan Lainnya

Menurut Dwinanto, kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi perdagangan digital tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban administrasi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

“Penting bagi pelaku usaha untuk memiliki kesiapan matang dalam berpartisipasi di perdagangan digital. Penguatan legalitas dan kapasitas teknologi bukan sekadar kepatuhan administratif, tapi investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat daya saing usaha itu sendiri,” ujar Dwinanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Untuk mendukung upaya tersebut, Kemendag melalui Direktorat PMSEPJ, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, bekerja sama dengan Lazada Indonesia menggelar program KOLABORAKSI #2 bertema “Raih Akses Pasar Lewat Legalitas, Kredibilitas, dan Kreativitas”.

Program ini bertujuan meningkatkan kepatuhan pelaku UMKM terhadap ketentuan perizinan sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam memanfaatkan AI secara bertanggung jawab. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 19 Tahun 2026.

Dwinanto menegaskan, Kemendag terus melakukan pemantauan, pengawasan, dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang aman, nyaman, serta berdaya saing.

Ia turut mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan dengan Lazada Indonesia dan Lampu.id dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu memanfaatkan peluang perdagangan digital secara optimal.

Sementara itu, Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, menyampaikan bahwa legalitas usaha dan kesiapan digital merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen serta menjaga keberlangsungan bisnis di Indonesia.

Menurut Yovan, legalitas menjadi landasan bagi merek dan penjual untuk memperluas akses pasar. Di sisi lain, kesiapan digital memungkinkan pelaku usaha memanfaatkan platform perdagangan elektronik dan mengadopsi teknologi untuk mengembangkan bisnis.

“Legalitas usaha menjadi fondasi bagi brand dan seller untuk memperluas akses ke pasar, sementara kesiapan digital memungkinkan mereka memanfaatkan platform sebagai ruang untuk bertumbuh melalui adopsi teknologi,” ujar Yovan.

Forum yang dihadiri lebih dari 200 pelaku usaha tersebut juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan AI untuk meningkatkan visibilitas produk dan memperkuat daya saing di pasar digital.

Praktisi sekaligus edukator AI, Azhar Suardi, menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan dapat membantu pelaku usaha memahami karakteristik konsumen serta memetakan kebutuhan pasar secara lebih terarah.

“AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memetakan karakteristik konsumen di suatu pasar,” katanya.

Meski demikian, Azhar mengingatkan agar pelaku usaha menggunakan teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab sehingga manfaatnya dapat mendukung pengembangan bisnis tanpa mengabaikan aspek etika.

Melalui sinergi pemerintah, platform perdagangan elektronik, dan akselerator seperti Lampu.id, program KOLABORAKSI #2 diharapkan mampu menjembatani kebutuhan regulasi, pengembangan usaha, dan inovasi teknologi.

Upaya ini sekaligus diharapkan mendorong produk lokal Indonesia menjadi semakin kredibel, kompetitif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Penguatan kapasitas UMKM juga menjadi langkah strategis untuk memanfaatkan peluang peningkatan transaksi digital menjelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *