FACEINDONESIA.CO.ID- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) meluncurkan The Plantationpreneurs Festival 2026, program yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, inovasi, dan potensi kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan Indonesia.
Mengusung tema “Menanam Inovasi, Menumbuhkan Wirausaha Muda untuk Masa Depan”, program tersebut diluncurkan di Ballroom BPDP, Jakarta, Senin (28/9/2026).
The Plantationpreneurs Festival 2026 menjadi bagian dari upaya BPDP memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, kelapa, dan kakao.
Ketiga komoditas tersebut memiliki peluang pengembangan melalui hilirisasi, inovasi produk, pemanfaatan teknologi, hingga pengembangan model bisnis kreatif.
Program ini juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menggali potensi produk turunan perkebunan dan mengembangkannya menjadi gagasan usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP Pangihutan Siagian mengatakan, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun masa depan sektor perkebunan yang inovatif dan berkelanjutan.
“The Plantationpreneurs Festival 2026 tidak dirancang semata-mata sebagai kompetisi, tetapi sebagai rangkaian pembinaan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, mengembangkan ide, mendapatkan masukan, membangun jejaring, dan menguji potensi bisnisnya,” ujar Pangihutan.
Menurutnya, keberhasilan program juga membutuhkan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kampus dinilai menjadi mitra penting dalam mendorong kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan mahasiswa.
Sementara itu, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah menjelaskan, setelah peluncuran, BPDP akan melakukan penjaringan proposal usaha berbasis komoditas perkebunan dari mahasiswa di 30 perguruan tinggi.
Perguruan tinggi tersebut berada di tiga kota, yakni Makassar, Medan, dan Jakarta.
Setelah penjaringan, peserta akan mengikuti tahap inkubasi dan pendalaman bisnis. Pada tahap akhir, BPDP akan menggelar festival bagi mahasiswa terpilih untuk mempromosikan produk yang telah dikembangkan.
“Kami ingin semakin banyak anak muda yang melihat bahwa sektor perkebunan memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan. Tantangannya bukan hanya bagaimana menghasilkan komoditas, tetapi bagaimana menciptakan nilai tambah melalui kreativitas, teknologi, branding, dan model bisnis yang inovatif,” ungkap Helmi.
Dukungan terhadap The Plantationpreneurs Festival 2026 disampaikan perwakilan Universitas Indonesia Dr. Retno Lestari, perwakilan Universitas Sumatera Utara Prof. Agus Purwoko, dan perwakilan Universitas Hasanuddin Prof. Muhamad Ruslin.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala UKM Center FEB Universitas Indonesia Zahra Kemala Nindita Murad.
BPDP terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan kewirausahaan dan UMKM berbasis perkebunan. Sepanjang 2026, BPDP menjalankan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas UMKM dan generasi muda.
Melalui The Plantationpreneurs Festival 2026, BPDP berharap semakin banyak mahasiswa melihat komoditas perkebunan bukan hanya sebagai bahan baku, tetapi juga sebagai sumber peluang usaha melalui inovasi, teknologi, dan pengembangan produk bernilai tambah.(DRI)






