FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama PT Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk “Navigating Opportunities Through Sharia Investment” di Shangri-La Hotel, Jakarta, 9 September 2026.
Forum tersebut membahas dinamika pasar serta peluang investasi syariah bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, kondisi ekonomi dan pasar yang dinamis membuat investor perlu mempertimbangkan potensi imbal hasil, risiko, likuiditas, serta tujuan finansial dalam menentukan strategi investasi.
“Semakin penting bagi kita untuk melihat investasi secara lebih menyeluruh, tidak hanya mengejar potensi imbal hasil, tetapi juga menata portofolio, menjaga likuiditas, dan mengelola risiko sesuai tujuan finansial masing-masing,” ujar Aris dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, investasi syariah tidak hanya menjadi pilihan bagi nasabah yang memiliki preferensi terhadap produk berbasis syariah, tetapi juga dapat menjadi alternatif untuk melengkapi portofolio investasi.
Dalam forum tersebut, nasabah mendapatkan informasi mengenai perkembangan pasar modal syariah, prinsip investasi syariah, serta pilihan reksa dana syariah.
BRI Wealth Management juga menyediakan layanan advisory untuk membantu nasabah menentukan pilihan investasi dan strategi pengelolaan aset sesuai kebutuhan, tujuan finansial, dan preferensi masing-masing.
CEO Syailendra Capital Fajar R. Hidajat menilai kondisi pasar saat ini mulai menghadirkan peluang baru bagi investor, seiring valuasi yang lebih menarik dan imbal hasil yang semakin kompetitif.
“Memasuki paruh kedua 2026, lanskap investasi semakin kompleks. Kondisi market yang dinamis membuat pengelolaan aset dan wealth management semakin penting, bukan hanya memaksimalkan return, tetapi juga mengelola risiko,” ujar Fajar.
Hingga triwulan II 2026, jumlah investor baru di BRI Wealth Management tumbuh 280,68 persen, sedangkan aset kelolaan (AUM) reksa dana meningkat 46,94 persen.
Saat ini, layanan BRI Wealth Management didukung 43 outlet layanan prima dan 152 Priority Lounge yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.(ZID)






