FACEINDONESIA.CO.ID- PT Asabri (Persero) turut berpartisipasi dalam Kick Off Event Bulan Dana Pensiun 2026 yang digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Mengusung tema “Muda Berkarya, Tua Bahagia”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak dini. Persiapan tersebut diharapkan dapat mendukung kehidupan purnabakti yang sehat, bahagia, dan sejahtera.
Pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026 juga berlangsung di Bandung dan Semarang. Kegiatan ini diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan dukungan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen (Persero), PT Asabri (Persero), ADPLK, dan ADPI.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan, peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa pensiun membutuhkan sinergi berbagai pihak.
“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat saat pensiun diperlukan sinergi dan kolaborasi antara semua pihak,” ujar Friderica.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, Bulan Dana Pensiun menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial dan mempersiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan demografi Indonesia.
Menurutnya, Indonesia saat ini menikmati bonus demografi dan secara bertahap akan memasuki fase aging population. Karena itu, masyarakat yang memasuki usia purnabakti tetap perlu mendapatkan dukungan agar dapat menjalani kehidupan secara produktif.
Sementara itu, Menteri PAN-RB Rini Widyantini menekankan pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak awal bekerja, bukan ketika seseorang mendekati masa purnabakti.
Sebagai BUMN yang menyelenggarakan asuransi sosial bagi Prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri, Asabri menjadikan Bulan Dana Pensiun 2026 sebagai momentum memperkuat kualitas layanan, kemudahan akses, dan manfaat bagi peserta.
Direktur Utama Asabri Jeffry Haryadi mengatakan, perhatian kepada peserta tidak berhenti pada pemenuhan hak dan manfaat finansial.
“Bagi Asabri, masa pensiun bukanlah akhir dari perhatian perusahaan kepada peserta. Setelah menyelesaikan masa pengabdian kepada bangsa dan negara, para peserta berhak mendapatkan dukungan untuk menjalani masa purnabakti dengan sehat, bahagia, dan sejahtera,” ujar Jeffry.
Asabri juga terus menghadirkan edukasi dan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta, baik melalui manfaat program utama maupun manfaat tambahan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menilai peningkatan replacement ratio membutuhkan sinergi antara program pensiun wajib, program bagi ASN serta anggota TNI dan Polri, dan program pensiun sukarela melalui DPPK maupun DPLK.
Dalam momentum Bulan Dana Pensiun 2026, Asabri menjalankan sejumlah program edukasi dan pemberdayaan. Salah satunya Program PUNDI (Pelatihan Pengelolaan Uang dan Dana Investasi) yang diselenggarakan di 33 Kantor Cabang Asabri bagi peserta aktif.
Program tersebut memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan agar peserta mampu mengambil keputusan finansial secara bijak serta mempersiapkan masa pensiun secara lebih terencana.
Selain itu, Asabri menjalankan Program NAWASENA (Pembinaan Wawasan dan Kesejahteraan Purnawirawan) di lima kantor cabang, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Balikpapan, dan Denpasar.
Program NAWASENA ditujukan bagi peserta pensiun dengan pendekatan wellbeing, meliputi aktivitas, wawasan, keterampilan, kesehatan, serta pengelolaan keuangan pada masa purnabakti.
Sekretaris Perusahaan Asabri Okki Jatnika mengatakan, PUNDI dan NAWASENA merupakan bentuk nyata kontribusi Asabri dalam memperkuat kesiapan masa pensiun peserta.
“Kesiapan masa pensiun dalam ekosistem Asabri tidak hanya menyentuh aspek finansial, tetapi juga mencakup kesehatan fisik, produktivitas, dan kesejahteraan emosional secara menyeluruh,” ujar Okki.(ZID)






