BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat untuk Penyintas Gempa NTT

FACEINDONESIA.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tiga masjid darurat tersebut berada di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Bacaan Lainnya

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan pembangunan masjid darurat dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah setelah gempa.

“Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8/2026).

Menurut Sodik, kerusakan akibat gempa tidak hanya terjadi pada rumah warga dan fasilitas umum, tetapi juga masjid yang selama ini menjadi tempat masyarakat menjalankan ibadah. Kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas keagamaan warga.

“Banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya.

BAZNAS, lanjut Sodik, akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah NTT. Bantuan akan disalurkan berdasarkan kondisi di lapangan dan kebutuhan yang paling mendesak.

Ia berharap masjid darurat tersebut dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah selama masa pemulihan. Dukungan berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir agar masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit.

Sementara itu, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, yang melaporkan langsung dari lokasi gempa NTT, mengatakan salah satu masjid darurat dibangun di halaman Masjid Darul Arqam Talage, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Masjid tersebut mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan ibadah.

Deden menjelaskan, masjid darurat berukuran 10×12 meter itu dibangun secara gotong royong bersama warga setempat. Pembangunan ditargetkan segera selesai agar masyarakat dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah.

“Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden.

Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan rasa syukur atas bantuan BAZNAS yang menyediakan tempat ibadah sementara bagi warga terdampak gempa.

Menurut Ahmad, keberadaan masjid darurat akan memudahkan warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.

Ia menuturkan, Masjid Darul Arqam Talage rusak setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat itu masih terdapat jemaah di dalam masjid untuk melaksanakan ibadah dan beriktikaf.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad.

Sebelumnya, BAZNAS telah menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT.

Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan pangan serta menghadirkan dapur umum dan dapur air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak gempa.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *