Masyarakat Gorontalo Antusias Sambut SNT 6 Bone Bolango

FACEINDONESIA.CO.ID-Masyarakat Gorontalo menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 6 Bone Bolango. Para murid terlihat bersemangat mengikuti kegiatan belajar, didukung fasilitas sekolah dan layanan antar-jemput yang meringankan orang tua.

Guru Bahasa Indonesia SNT 6, Firda Aulia Shalihah, mengatakan antusiasme 80 murid, yang terdiri dari 40 murid SMP dan 40 murid SMA, sudah terlihat sejak hari pertama sekolah. Mereka merupakan murid berprestasi yang terpilih melalui serangkaian seleksi akademik dan nonakademik.

Bacaan Lainnya

SNT 6 Bone Bolango menjadi SNT dengan jumlah peminatan tertinggi kedua setelah SNT 7 Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengatakan kesempatan belajar di SNT merupakan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja keras seluruh ekosistem pendidikan.

“Dengan fasilitas yang memadai di sini, anak-anak harus belajar dengan giat untuk memberikan prestasi terbaik. Buktikan kalian adalah generasi penerus yang membanggakan bagi diri kalian, orang tua, dan bangsa,” ujar Fajar saat mengunjungi SNT 6 Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (19/8).

Kepala SNT 6 Bone Bolango, Surahmat Hasjim, mengatakan pihak sekolah berupaya menciptakan masa adaptasi yang aman dan nyaman bagi para murid. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah berlangsung selama sepekan dan dilanjutkan dengan pra studi sebagai bagian dari kekhasan kurikulum SNT.

“Kami menciptakan MPLS yang ramah untuk anak-anak dan kami berdayakan mereka agar berani menunjukkan bakat dan minatnya,” kata Surahmat.

Sekolah juga memastikan kebutuhan murid terpenuhi, mulai dari pembelajaran, fasilitas, konsumsi makanan bergizi, hingga layanan antar-jemput.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak terpenuhi kebutuhan belajarnya, baik dari segi fasilitas, pembelajaran maupun kesejahteraannya (well being),” ujarnya.

Untuk mendukung mobilitas murid, SNT 6 menyediakan dua bus sekolah yang melayani perjalanan dari sejumlah titik kumpul berdasarkan lokasi tempat tinggal murid. Selain itu, setiap murid direncanakan memperoleh satu laptop pada September 2026.

Fasilitas tersebut mendapat respons positif dari para murid. Muhammad Rheza Dama, murid kelas VII SMP SNT 6, mengaku senang dengan fasilitas yang tersedia.

“Ada bus yang mengantar jemput ke dan dari sekolah, ruang kelas dan gurunya bagus,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nurfadhilah Ramadhani Djamal, murid SMA kelas XB. Ia mengaku senang bersekolah di SNT 6 karena adanya fasilitas antar-jemput yang membantu orang tua.

“Perasaan saya senang sekolah di sini karena fasilitas yang disediakan seperti bus jemputan yang membuat orang tua tidak repot mengantar jemput. Dengan bersekolah di sini, saya juga ingin membawa nama baik keluarga,” katanya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari mulai datangnya sejumlah orang tua calon murid untuk mencari informasi dan mempersiapkan anak mereka mengikuti seleksi pada tahun berikutnya.

Surahmat menilai tingginya minat masyarakat menjadi tanda tumbuhnya kepercayaan terhadap SNT.

“Orang tua sangat bersyukur ketika berhasil menyekolahkan anak-anak di sini. Informasi yang tersampaikan di masyarakat tentang SNT sudah bagus, dan antusiasme dari masyarakat ini juga sangat besar,” tuturnya.

Setelah 21 tahun mengabdi di dunia pendidikan dan tujuh tahun berpengalaman sebagai kepala sekolah, Surahmat berharap SNT 6 Bone Bolango dapat menjadi bagian dari perubahan pendidikan di daerah tersebut.

“SNT ini bagus arahnya sepanjang implementasinya diupayakan secara maksimal. SNT 6 Bone Bolango perlahan menemukan maknanya bahwa ia bukan hanya tempat anak datang untuk belajar, tetapi ruang yang mempertemukan fasilitas, talenta, dukungan keluarga, dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh,” pungkasnya.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *