FACEINDONESIA.CO.ID – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 sebagai bentuk komitmen mendukung pembinaan atlet bulutangkis muda Indonesia.
Turnamen resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tersebut berlangsung di GOR Pupuk Kaltim, Bontang, pada 13–18 Juli 2026. Sebanyak 673 atlet dari 89 klub yang mewakili 15 provinsi ambil bagian dalam kejuaraan ini.
Ketua Pelaksana Azwar Janur mengatakan, para peserta bertanding pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin peringkat nasional.
“Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga serta memperkuat pembinaan atlet usia muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Azwar, Kamis (23/7).
Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim Mohamad Agung menegaskan, kejuaraan ini menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin.
Menurutnya, Pupuk Kaltim bersama PBSI telah menjalin kerja sama penyelenggaraan Sirnas C selama dua tahun sebagai bagian dari investasi perusahaan dalam mencetak generasi berprestasi.
“Kami berharap dari ajang ini lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di level internasional,” katanya.
Sekretaris Umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur Risa Fahrizal mengapresiasi konsistensi Pupuk Kaltim dalam mendukung pembinaan bulutangkis nasional. Ia menyebut Sirnas C pertama di Kalimantan Timur digelar Pupuk Kaltim pada 2025 dan kini berkembang menjadi lima seri Sirnas pada 2026.
Menurut Risa, penyelenggaraan turnamen nasional secara rutin juga berdampak positif terhadap pengembangan sport tourism dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris turut memberikan apresiasi atas dukungan Pupuk Kaltim terhadap pembinaan atlet muda. Ia berharap dari GOR Pupuk Kaltim lahir atlet-atlet yang mampu mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.
“Setiap atlet hebat selalu memulai perjalanan dari sebuah kesempatan. Hari ini kesempatan itu dimulai,” tutup Agus.(ZID)





