ASDP Perkuat Konektivitas 3T, Dongkrak Ekonomi Banggai

Dok.ASDP

FACEINDONESIA.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat layanan penyeberangan untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Banggai dan sekitarnya.

Bagi masyarakat kepulauan, transportasi penyeberangan tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga menopang distribusi logistik, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas pemerintahan. Karena itu, konektivitas menjadi faktor penting dalam pemerataan pembangunan.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, Cabang Luwuk memiliki peran strategis sebagai penghubung antarpulau di kawasan Banggai hingga wilayah 3T.

Menurutnya, setiap lintasan yang dioperasikan ASDP tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjaga pergerakan ekonomi masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta akses terhadap layanan publik.

“Cabang Luwuk menjadi salah satu wajah ASDP dalam menjaga konektivitas kawasan 3T. Di balik setiap lintasan, ada aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan masyarakat yang terus bergerak,” ujar Heru, Kamis (23/7/2026).

Saat ini, ASDP Cabang Luwuk mengoperasikan enam kapal, yakni KMP Moinit, KMP Dolosi, KMP Tuna Tomini, KMP Teluk Tolo, KMP Cengkih Afo, dan KMP Tanjung Api. Armada tersebut melayani lintasan komersial maupun perintis di kawasan Banggai dan sekitarnya.

Layanan itu menopang mobilitas masyarakat, distribusi logistik, kebutuhan pokok, serta akses menuju pusat ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Untuk lintasan perintis, ASDP melayani rute Luwuk–Banggai, Banggai–Boniton, Banggai–Kaukes, Banggai–Bobong, Banggai–Paisulamo, Paisulamo–Dungkean, Ampana–Wakai, Wakai–Gorontalo, Wakai–Toboli, Ampana–Pasokan, Pasokan–Dolong, hingga Dolong–Marisa.

Sementara pada layanan komersial, ASDP mengoperasikan lintasan Pagimana–Gorontalo, Luwuk–Saiyong, dan Kolonodale–Baturube yang berperan penting membuka akses transportasi ke wilayah kepulauan.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, ASDP Cabang Luwuk melayani 109.521 penumpang dan 47.334 kendaraan, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyeberangan.

Executive Director ASDP Regional 4 Syamsudin mengatakan, tiga lintasan utama yakni Pagimana–Gorontalo, Luwuk–Saiyong, dan Kolonodale–Baturube menyumbang sekitar 77,10 persen dari total produksi layanan Cabang Luwuk.

Menurutnya, ketiga lintasan tersebut menjadi koridor strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi komoditas unggulan seperti hasil perikanan, kopra, kelapa, dan bahan bangunan.

“Layanan penyeberangan ASDP memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara, sekaligus mendukung pariwisata, kelancaran logistik, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan,” kata Syamsudin.

ASDP juga terus mengedepankan standar operasional 3S (Safety, Security, dan Service) di seluruh lintasan. Saat ini, perusahaan mengelola 27 cabang, 320 lintasan, 37 pelabuhan, dan 222 kapal yang melayani rute komersial maupun perintis di berbagai daerah Indonesia.

Melalui layanan penyeberangan yang aman dan andal, ASDP berkomitmen menjaga konektivitas antarpulau sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah hingga wilayah 3T. (ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *