Petrokimia Gresik Raih Pelabuhan Terbaik Nasional 2026

Dok. Petrokimia Gresik

FACEINDONESIA.CO.ID – Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, meraih penghargaan Pelabuhan Terbaik Nasional dalam asesmen Green and Smart Port (GSP) pada ajang Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada puncak acara GSPI ASRI 2026 di Dermaga C Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Selasa (14/7).

Bacaan Lainnya

TUKS Petrokimia Gresik mencatat nilai 94 persen dalam asesmen Green and Smart Port, meningkat dari 82 persen pada 2022. Penilaian mengacu pada Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengombinasikan regulasi nasional dengan standar internasional.

Pencapaian tersebut didukung penerapan tata kelola pelabuhan yang berkelanjutan, efisiensi energi, digitalisasi operasional, serta inovasi untuk menjaga kelancaran pasokan bahan baku dan distribusi pupuk ke berbagai daerah.

Zulkifli Hasan menegaskan, pelabuhan memiliki peran penting dalam memperkuat sistem logistik dan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas menjadi kebutuhan untuk meningkatkan daya saing sekaligus menjaga lingkungan.

Selain menyerahkan penghargaan, Menko Pangan bersama jajaran kementerian juga meninjau berbagai fasilitas pelabuhan yang menerapkan prinsip keberlanjutan, keselamatan, efisiensi operasional, dan digitalisasi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan pengelolaan pelabuhan yang modern, aman, dan ramah lingkungan.

Menurutnya, TUKS Petrokimia Gresik merupakan infrastruktur strategis yang mendukung kelancaran pasokan bahan baku produksi sekaligus distribusi pupuk ke seluruh Indonesia.

Daconi menegaskan perusahaan akan terus memperkuat transformasi melalui digitalisasi, peningkatan standar keselamatan, efisiensi layanan, dan inovasi berkelanjutan agar mampu mendukung sistem logistik nasional serta ketahanan pangan Indonesia. (ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *