Gerindra Dorong APBN 2027 Perkuat Hilirisasi Nasional

Dok.Partai Gerindra

FACEINDONESIA.CO.ID – Pemerintah didorong memfokuskan kebijakan fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 pada penguatan hilirisasi dan industrialisasi nasional. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Wihadi Wiyanto, mengatakan hilirisasi dan industrialisasi harus menjadi prioritas agar pembangunan ekonomi berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat. Itulah tujuan utama pembangunan nasional,” ujar Wihadi, Jumat (3/7/2026).

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu menjelaskan, tema pembangunan nasional 2027 adalah Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri. Tema tersebut akan dijalankan melalui delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).

Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, pemerintah menargetkan penciptaan 2,57 juta hingga 3,49 juta lapangan kerja baru.

Salah satu strategi utamanya adalah mempercepat hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, memperkuat daya saing industri, serta memperluas kesempatan kerja.

Selain itu, pemerintah juga menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memenuhi kebutuhan industri.

Pada pembahasan pendahuluan RAPBN 2027, Banggar DPR bersama pemerintah menyepakati target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8-6,5 persen, tingkat pekerjaan formal 40,81 persen, serta penciptaan 2,57-3,49 juta lapangan kerja baru. Target tersebut diharapkan mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,30-4,87 persen.

Wihadi menegaskan, keberhasilan hilirisasi membutuhkan sinergi lintas sektor dan penyusunan program yang disesuaikan dengan potensi serta karakteristik masing-masing daerah agar implementasinya berjalan efektif.

Selain hilirisasi dan industrialisasi, DPR juga menetapkan sejumlah prioritas lain, yakni kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan dan desa, serta percepatan penurunan kemiskinan.

Seluruh program tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi nasional. (HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *