AHY Sebut Ojol Tulang Punggung Ekonomi, Dukung Percepatan Kendaraan Listrik

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi peran pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online (taksol) sebagai pejuang nafkah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Dok.Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi peran pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online (taksol) sebagai pejuang nafkah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya mendukung penguatan ekosistem transportasi daring dan percepatan elektrifikasi kendaraan.

Bacaan Lainnya

Pernyataan itu disampaikan AHY saat menghadiri Peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Sasono Adiguno, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (29/6).

Menurut AHY, para mitra pengemudi memiliki kontribusi besar dalam menopang ekonomi keluarga dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Bapak dan ibu semua adalah pejuang nafkah dan tulang punggung keluarga. Setiap usaha yang dilakukan memiliki nilai besar bagi kehidupan masyarakat,” ujar AHY.

Ia juga mengapresiasi industri transportasi berbasis aplikasi yang dinilai mampu membuka lapangan kerja, menciptakan sumber penghasilan, serta mempercepat pergerakan orang dan distribusi barang.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menyoroti perkembangan penggunaan kendaraan listrik di lingkungan operasional Grab Indonesia. Jumlah armada listrik disebut meningkat dari 14 ribu unit pada tahun lalu menjadi 28 ribu unit pada Juni tahun ini, dan ditargetkan mencapai 42 ribu unit hingga akhir tahun.

Pemerintah, lanjut AHY, akan terus membangun ekosistem kendaraan listrik melalui kebijakan yang mendukung industri nasional, termasuk insentif pajak, kemudahan investasi, serta pengembangan industri baterai dan kendaraan listrik.

Selain itu, pemerintah juga memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

AHY menilai keberadaan SPKLU menjadi faktor penting dalam mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi para mitra pengemudi. (DEN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *