FACEINDONESIA.CO.ID – Transformasi yang dijalankan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara mulai menunjukkan hasil.
Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat peningkatan laba sepanjang tahun buku 2025, bahkan beberapa berhasil berbalik dari rugi menjadi untung.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Umum DPP KNPI Rusdi Ali Hanafia. Menurutnya, langkah transformasi, penguatan tata kelola, dan restrukturisasi yang dilakukan Danantara berada di jalur yang tepat.
Rusdi menilai kepemimpinan Rosan P. Roeslani membawa arah baru dalam pengelolaan investasi negara yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Data periode April 2025 hingga April 2026 menunjukkan sejumlah BUMN membukukan pertumbuhan laba. Pertamina mencatat laba Rp24,9 triliun atau naik 80 persen. MIND ID meraih Rp14,1 triliun atau tumbuh 31 persen, sementara Pupuk Indonesia mencetak Rp4,8 triliun atau melonjak 202 persen.
Di sektor perbankan, Bank BRI membukukan laba Rp21,2 triliun, Bank Mandiri Rp21,3 triliun, Bank BTN Rp1,4 triliun, Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp2,8 triliun, serta Bank BNI Rp7,2 triliun.
Perbaikan juga terlihat pada sejumlah perusahaan yang sebelumnya merugi. Krakatau Steel berbalik mencetak laba Rp635 miliar, LEN memperoleh laba Rp314 miliar, dan Kimia Farma mencatat laba Rp108 miliar.
Selain itu, Semen Indonesia, Danareksa, dan Agrinas Pangan juga menunjukkan pembalikan kinerja positif. Pegadaian, Pelindo, Hutama Karya, InJourney, ADHI Karya, Sucofindo, ID Survey, hingga Surveyor Indonesia turut mencatat pertumbuhan laba.
Rusdi menegaskan, peningkatan kinerja tersebut bukan sekadar angka laporan keuangan, tetapi mencerminkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing BUMN yang semakin kuat.
Menurutnya, sinergi pemerintah, BUMN, dan Danantara menjadi fondasi penting untuk memperkuat ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Ia juga mengajak generasi muda mengambil peran dalam pembangunan ekonomi melalui dunia usaha, inovasi, dan pengembangan industri nasional.
“BUMN yang sehat dan terus bertumbuh akan memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong tercapainya kemandirian ekonomi nasional,” tutup Rusdi.(HER)






