Peruri Perkuat Sinergi BUMN Lewat Program Blue Impact di Lampung Selatan

Dok. Peruri

FACEINDONESIA.CO.ID – Peruri memperkuat kolaborasi antar-BUMN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Blue Impact yang digelar di Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Kabupaten Lampung Selatan.

Program ini melibatkan tujuh BUMN, yakni Peruri, PNM, Adhi Karya, Brantas Abipraya, Nindya Karya, Waskita, dan WIKA sebagai bentuk sinergi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bacaan Lainnya

Blue Impact mengusung tiga agenda utama, yaitu konservasi terumbu karang, edukasi literasi keuangan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar.

Melalui program tersebut, Peruri ingin menghadirkan kontribusi yang tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi mengatakan, kolaborasi antar-BUMN menjadi langkah penting untuk menghadirkan program TJSL yang tepat sasaran dan memberikan dampak langsung.

“Sinergi antar-BUMN menjadi bentuk nyata tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan secara kolaboratif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Adi.

Pantai Minang Rua dipilih karena memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata pesisir unggulan di Lampung Selatan.

Keberlanjutan ekosistem laut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga daya tarik wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada aspek lingkungan, kegiatan konservasi terumbu karang dilakukan untuk mendukung perlindungan ekosistem laut dan menjaga keanekaragaman hayati.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi pengelolaan keuangan guna mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata, perikanan, dan usaha masyarakat.

Program Blue Impact turut dilengkapi layanan cek kesehatan gratis sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Peruri menyebut kolaborasi bersama enam BUMN tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan sejalan dengan pengembangan kawasan pesisir yang hijau, lestari, serta berdaya saing. (HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *