ASDP Urai Kepadatan Padang Bai–Lembar, Penyeberangan Kembali Normal

Dok.ASDP

FACEINDONESIA.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat mengatasi lonjakan kendaraan dan penumpang di lintasan Padang Bai–Lembar yang terjadi sejak akhir pekan. Melalui koordinasi dengan regulator dan para pemangku kepentingan, ASDP melakukan penyesuaian pola operasi serta menambah kapasitas layanan agar arus penyeberangan kembali lancar.

Peningkatan trafik mulai terjadi sejak Jumat (13/6) dan mencapai puncaknya pada Minggu (14/6), saat antrean kendaraan menuju
Pelabuhan Padang Bai sempat mencapai sekitar 3 kilometer. Kondisi ini dipicu penghentian sementara operasional kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) di lintasan Tanjung Wangi–Gili Mas sehingga sebagian kendaraan beralih ke jalur Padang Bai–Lembar.

Bacaan Lainnya

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah antisipasi sejak terdeteksi peningkatan arus kendaraan. Bersama BPTD dan KSOP, pemantauan dilakukan secara real time untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal.
ASDP juga mempercepat waktu sandar kapal menjadi sekitar 1,5 jam agar frekuensi pelayaran meningkat dan kapasitas angkut bertambah. Strategi ini dinilai efektif mempercepat pergerakan kendaraan dan mengurangi antrean.

Untuk memperkuat layanan, dua kapal tambahan mulai dioperasikan sejak Jumat, kemudian ditambah satu kapal lagi pada Sabtu. Saat kondisi antrean mencapai puncak, operator juga menambah armada melalui pengoperasian KMP Naraya dan KMP Shita Giri Nusa.

Penguatan layanan dilanjutkan hingga Senin pagi dengan pengoperasian KMP Parama Kalyani, KMP Sindu Dwitama, dan KMP Athayana. Langkah tersebut berhasil mempercepat penguraian antrean sehingga arus kendaraan dan penumpang kembali terkendali.

Saat ini lintasan Padang Bai–Lembar dilayani 24 kapal, termasuk armada ASDP KMP Roditha dan KMP Portlink II. Empat kapal lainnya tengah menjalani docking guna menjaga aspek keselamatan dan keandalan operasional.

Sepanjang Januari–Mei 2026, lintasan Padang Bai–Lembar pulang-pergi telah melayani 122.748 penumpang dan 271.707 kendaraan, memperkuat perannya sebagai jalur penting mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarpulau.

ASDP menegaskan akan terus menjaga keandalan layanan penyeberangan melalui peningkatan kapasitas operasional dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. (ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *