FACEINDONESIA.CO.ID – Perjalanan dengan kereta api hari ini semakin dekat dengan keseharian masyarakat. Dari aktivitas pagi menuju tempat kerja, perjalanan pulang saat Lebaran, hingga rencana bepergian di akhir pekan, semuanya berlangsung dalam satu ruang yang sama. Dalam ruang tersebut, rasa aman dan nyaman menjadi bagian penting dari pengalaman pelanggan.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, KAI Group melayani 128.055.072 pelanggan, meningkat 9,97% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bagaimana kereta api semakin menjadi pilihan dalam berbagai kebutuhan perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa layanan yang terus berkembang diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.
“KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne.
Layanan KA Jarak Jauh dan Lokal melayani 14.515.350 pelanggan, meningkat 18,40% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, Commuter Line melayani 101.382.889 pelanggan, meningkat 8,11%.
“Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah, dan kembali lagi,” jelas Anne.
Pertumbuhan juga terlihat pada berbagai layanan lainnya. LRT Jabodebek melayani 7.754.946 pelanggan, KAI Bandara 1.755.275 pelanggan, LRT Sumsel 1.084.242 pelanggan, Whoosh 1.408.815 pelanggan, serta KA Makassar–Parepare 75.421 pelanggan.
Di tengah pergerakan tersebut, KAI terus menjaga kualitas layanan dengan menghadirkan fasilitas yang mendukung rasa aman dan kenyamanan pelanggan.
Berbagai fasilitas ramah perempuan telah tersedia, seperti kereta khusus wanita di Commuter Line dan LRT Jabodebek pada waktu tertentu, serta pemisahan toilet pria dan wanita di kereta jarak jauh. Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan perempuan juga dapat memilih tempat duduk berdekatan dengan sesama perempuan melalui fitur female seat map.
Bagi ibu hamil, tersedia kursi prioritas, loket khusus, hingga pin ibu hamil. Di stasiun, KAI menyediakan 120 ruang laktasi untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan.
Untuk pelanggan yang membawa anak, tersedia kids play area di sejumlah stasiun, tempat duduk prioritas, serta jalur evakuasi yang ramah keluarga. Sementara bagi penyandang disabilitas, berbagai fasilitas seperti guiding block, ramp, lift di stasiun besar, hingga kursi prioritas di Commuter Line terus diperkuat.
Dari sisi keamanan, KAI juga meningkatkan sistem pengawasan melalui penguatan standar operasional, integrasi Command Center dengan Contact Center, serta pemanfaatan CCTV Analytics di stasiun dan kereta.
“Kami terus memperkuat sistem dan pengawasan, sekaligus mengajak pelanggan untuk saling menjaga ruang bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tambah Anne.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, terdapat 20 keluhan terkait pelecehan seksual di layanan Commuter Line. Data ini menjadi perhatian untuk terus melakukan perbaikan, termasuk melalui penegakan aturan yang tegas serta pendampingan kepada korban hingga proses hukum berjalan.
“Perjalanan yang aman hadir dari sistem yang terjaga dan kepedulian bersama. Kami ingin setiap pelanggan merasa lebih tenang sejak berangkat hingga tiba di tujuan,” tutup Anne. (San)





