Wamenkeu Juda Agung: Fintech Harus Jaga Kepercayaan Publik

Dok.Kemenkeu

FACEINDONESIA.CO.ID – Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menegaskan industri financial technology (fintech) harus menjaga kepercayaan publik di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang terus menguat.

Dalam acara High Level Leaders Panel Rapat Umum Anggota Asosiasi Fintech Indonesi (AFTECH) 2026 di Jakarta, Selasa (12/5/2026),

Bacaan Lainnya

Juda mengatakan pertumbuhan industri digital tidak hanya dituntut bergerak cepat, tetapi juga harus aman, transparan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini tetap solid dengan pertumbuhan yang tinggi serta inflasi yang terjaga. Pemerintah juga memastikan disiplin fiskal tetap terpelihara meski menghadapi tekanan global, termasuk kenaikan harga minyak dunia.

“Kami di Kementerian Keuangan menggunakan perhitungan yang lebih konservatif dibandingkan assessment IMF. Jadi tidak perlu ada keraguan terkait disiplin fiskal pemerintah,” ujar Juda.

Di hadapan pelaku industri fintech, Juda menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Menurut dia, model bisnis fintech yang mempertemukan pemberi pinjaman dan peminjam secara digital memiliki tantangan besar, terutama terkait ketimpangan informasi (asymmetry information) yang berpotensi memicu moral hazard.

Risiko tersebut antara lain pinjaman bermasalah, bunga tidak transparan, hingga praktik penagihan yang merugikan masyarakat. Karena itu, AFTECH diminta memperkuat transparansi, penegakan kode etik, serta perlindungan konsumen.
Juda juga mengajak seluruh pelaku industri fintech menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat memahami manfaat dan risiko layanan keuangan digital sebelum menggunakan platform fintech.

“Saya tahu kita semua mengejar pertumbuhan dan profit. Tapi dalam dunia keuangan, yang terpenting bukan hanya cepat, melainkan mampu sampai dengan selamat dan dipercaya masyarakat,” tutupnya. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *