Spek Lulusan MAN IC Serpong, 27 Siswa Tembus Universitas Top Dunia di 10 Negara

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Madrasah kian menunjukkan daya saingnya di tingkat global. Sebanyak 27 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong berhasil mengantongi Letter of Acceptance (LoA) universitas top dunia yang tersebar di 10 negara, yakni Kanada, Selandia Baru, Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Hongkong, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Inggris.

“Keberhasilan ini adalah hasil dari sinergi yang terjalin dengan baik antara kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dan seluruh civitas akademika madrasah,” ujar Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, Kamis (2/4/2026).

Bacaan Lainnya

Capaian ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat internasional. Sebaran negara tujuan tersebut sekaligus mencerminkan luasnya akses dan pengakuan global terhadap kualitas pendidikan MAN Insan Cendekia Serpong.

Salah satu capaian datang dari Faiz Haydar Akmal yang berhasil menembus Nanyang Technological University (NTU), Singapura, salah satu universitas bergengsi dunia. Keberhasilan ini menjadi istimewa karena capaian tersebut kembali terulang setelah sekian lama tidak ada siswa yang berhasil menembus kampus tersebut.

Selain itu, Rizky Alifian Ramadhan mencatatkan prestasi dengan diterima di 15 jurusan dari total 12 universitas top dunia.

Capaian serupa juga diraih Yuana Mutiara Zahra, Muhammad Zulfan Muwaffiq, dan Marvian Farabi Arief yang masing-masing berhasil menembus hingga 14 jurusan di berbagai universitas internasional. Hal ini memperlihatkan kualitas dan daya saing siswa MAN Insan Cendekia Serpong yang semakin diakui di kancah global.

Adapun 27 siswa yang berhasil lolos ke PTLN tersebut adalah Ahmad Salman Al-Makkiy, Aqilla Aswan Saqina, Ardinis Arbain Al Fahly, Areefa Zia Hanan, Athaillah Bagas Rachmansyah, Faiz Haydar Akmal, Faris Patria Chariansyah, Gavin Lordy Nazario, Hilmy Lazuardhy Nurramadhan, Hishon Fatihuddin Javani, Kalyca Najla` Manggala, Keisa Anindya Jagadditha, Khairunnisa Athifah, Levina Ratu Neema, Marvian Farabi Arief, Muhammad Akmal Lathif, Muhammad Haekal, Muhammad Rizky Pratama, Muhammad Zulfan Muwaffiq, Musthafa Rafii Dhaifullah, Rafa Fahim Alkindi, Raisya Nabila Yusra, Raja Fatwa Ad-Daffa Siregar, Rakanda Dyar Setiawan, Rizky Alifian Ramadhan, Silmya Aqila, Sova Nur Aviva, dan Yuana Mutiara Zahra.

 

Sebaran Kampus dan Program Studi

Selain jumlah penerimaan yang tinggi, variasi kampus dan program studi juga menunjukkan luasnya daya saing siswa. Beberapa di antaranya diterima di University of Alberta (Kanada) pada program Bachelor of Science in Engineering, The University of Western Australia dan The University of Queensland (Australia) pada berbagai program engineering, serta Monash University (Australia) pada bidang teknik dan teknologi informasi.

Di kawasan Asia, siswa juga diterima di The Hong Kong Polytechnic University pada program Biotechnology & Chemical Technology serta Aviation Engineering, serta Kyoto University of Advanced Science (Jepang) pada bidang Mechanical and Electrical Systems Engineering.

Sementara itu, sejumlah siswa juga diterima di kampus bergengsi seperti Purdue University (Amerika Serikat) pada bidang Industrial Engineering, serta berbagai program sains dan teknik lainnya seperti Environmental Science hingga Advanced Science (Honours) dengan spesialisasi Coastal and Ocean Science.

Data juga menunjukkan variasi Letter of Acceptance (LoA) yang signifikan, dengan capaian tertinggi mencapai 15 LoA, diikuti 14 LoA, hingga beberapa siswa yang tetap berhasil mengamankan minimal satu LoA di perguruan tinggi luar negeri. Hal ini menunjukkan tidak hanya kuantitas, tetapi juga kualitas dan konsistensi capaian akademik siswa.

“Pilih satu yang terbaik, dan bawa semangat dari beragam tawaran itu sebagai bahan bakar untuk sukses di sana. Masa depan bukan lagi sekadar rencana, tapi realita yang sedang kalian bangun. Ingatlah selalu ruh MAN Insan Cendekia Serpong, Belajar adalah Ibadah, Prestasi untuk Dakwah,” ujar Hilal Najmi.

“Capaian ini menjadi gerbang awal bagi para siswa untuk melanjutkan perjalanan akademik di tingkat global sekaligus membawa semangat madrasah dalam setiap langkah mereka ke depan”, pungkasnya. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *