FACEINDONESIA.CO.ID – Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe. Muhammad Zayyan Nurkahiri, siswa kelas X Congo, berhasil lolos sebagai peserta Jambore Dunia ke-26 tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Polandia.
Prestasi ini tidak diraih secara instan. Zayyan merupakan representasi nyata dari proses pendidikan yang holistik di SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, di mana pembelajaran tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, kepemimpinan, serta pengembangan potensi diri siswa secara menyeluruh.
Sejak awal bergabung di sekolah, Zayyan tumbuh dalam lingkungan yang mendorong disiplin, kemandirian, dan semangat berkolaborasi. Budaya sekolah yang menekankan nilai integritas, kepedulian, dan keberanian mencoba hal baru telah membentuk mental tangguh yang menjadi bekal penting dalam setiap proses yang ia jalani.
Dalam kesehariannya, Zayyan aktif mengikuti berbagai kegiatan, termasuk kepramukaan yang menjadi salah satu wadah pembinaan karakter di sekolah. Melalui kegiatan ini, ia tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta ketahanan fisik dan mental.
Proses panjang yang dilalui Zayyan, mulai dari latihan rutin, pembinaan intensif, hingga seleksi berjenjang di tingkat Kwartir Cabang hingga Kwartir Daerah, menunjukkan konsistensi dan kerja keras yang luar biasa. Dukungan dari guru, pembina, serta lingkungan sekolah yang kondusif turut menjadi faktor penting yang mengantarkannya pada pencapaian gemilang ini.
Kepala SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Sarlivanti, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. “Prestasi Zayyan adalah buah dari proses yang baik—perpaduan antara usaha pribadi, dukungan keluarga, pembinaan yang berkelanjutan, serta budaya sekolah yang positif. Ini menjadi bukti bahwa ketika siswa berada di lingkungan yang tepat, mereka mampu melampaui batas dan bersaing di tingkat internasional.”
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Supriariadi, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi Kota Lhokseumawe. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri.”
Zayyan merupakan putra dari Nova Fitria dan Zulkifli, yang keduanya berprofesi sebagai pegawai di Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai disiplin, kepedulian, dan kerja keras menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter Zayyan. Dukungan penuh, doa, serta pendampingan dari orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan Zayyan dalam menapaki setiap proses hingga mencapai prestasi ini.
Pihak sekolah juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga Zayyan atas dukungan yang luar biasa, serta kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Lhokseumawe yang telah memberikan kesempatan dan ruang pengembangan yang optimal bagi Zayyan hingga mampu mencapai tahap ini.
Keberhasilan Zayyan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berproses, berani bermimpi besar, dan berkomitmen dalam setiap langkah yang diambil.
Dengan semangat dan dedikasi yang terus dijaga, Zayyan kini bersiap melangkah ke panggung dunia, membawa nama Aceh dan Indonesia dengan penuh kebanggaan. (Wis)





