RKB Madrasah dan Balai Nikah Perkuat Layanan Keagamaan di Papua Barat

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini meresmikan Ruang Kelas Baru (RKB) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Manokwari dan MIN Teluk Bintuni, serta Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji pada Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Seget, Kabupaten Sorong dan KUA Distrik Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana. Peresmian ini diharapkan meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan agama dan layanan keagamaan di Papua Barat.

Menag menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan dan layanan keagamaan tidak hanya dimaknai sebagai penambahan infrastruktur, tetapi bagian dari penguatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan manusia. “Yang ingin kita hadirkan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi ruang yang mampu memperkuat kualitas pendidikan, mendekatkan pelayanan keagamaan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menag di Manokwari, Minggu (28/6/2026).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, madrasah memiliki posisi penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan fondasi nilai keagamaan yang kuat. Karena itu, ketersediaan ruang belajar yang memadai menjadi salah satu kebutuhan dasar yang terus diperkuat.

Pengembangan fasilitas pada KUA juga diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat, mulai dari pencatatan pernikahan, bimbingan keluarga, hingga layanan manasik dan pembinaan keagamaan yang lebih optimal.

Menag minta fasilitas yang telah dibangun itu dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal sehingga benar-benar menjadi ruang pelayanan yang hidup dan memberi dampak bagi masyarakat sekitar.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur ini menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memastikan masyarakat di daerah memperoleh akses yang semakin baik terhadap layanan pendidikan dan keagamaan.

Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran di madrasah sekaligus meningkatkan mutu pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan menjangkau kebutuhan masyarakat.

Pengembangan sarana ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk memastikan layanan publik hadir lebih dekat dan merata hingga wilayah terluar, termasuk di Tanah Papua. (DEN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *