FACEINDONESIA.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka ruang bagi seluruh aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial seperti TikTok.
Pernyataan itu disampaikan saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center, Minggu (28/6).
Dalam forum yang dihadiri ribuan rektor dan akademisi tersebut, Prabowo menerima berbagai usulan dari perguruan tinggi dan memastikan seluruh masukan akan dipelajari serta ditindaklanjuti.
Menurut Prabowo, pemerintah tidak hanya mendengar masukan dari kalangan akademisi, tetapi juga dari masyarakat hingga pelosok daerah.
“Jangankan usul profesor, aspirasi anak di desa yang sampai lewat TikTok pun saya tindak lanjuti,” ujar Prabowo.
Ia menekankan, keberhasilan negara bukan ditentukan dari kemampuan menghindari masalah, melainkan keberanian menghadapi tantangan, mengakui kekurangan, dan mencari solusi.
Prabowo juga menilai kemajuan teknologi digital membuat pemerintah lebih cepat menerima informasi dan merespons persoalan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil.
Meski demikian, ia mengingatkan teknologi harus dimanfaatkan secara bijak karena dapat membawa manfaat besar sekaligus risiko jika disalahgunakan.
Karena itu, Prabowo mendorong akademisi dan guru besar terus mengembangkan ilmu pengetahuan agar teknologi dapat digunakan untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. (HER)






