Pertamina Kembangkan Wisata Bawah Laut Teluk Kupang

FACEINDONESIA.CO.ID- Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengembangkan potensi wisata bawah laut Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui program rehabilitasi terumbu karang sekaligus pemberdayaan masyarakat pesisir.

Program bertajuk Eduwisata LEMBU BERSERI (Lestarikan Terumbu untuk Berdaya, Sejahtera, dan Mandiri) ini dijalankan melalui Integrated Terminal (IT) Tenau dengan menggandeng Kelompok Anana Laut. Inisiatif tersebut bertujuan menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Modular Artificial Coral Reef (M-CAR), yakni media transplantasi terumbu karang berbahan beton dengan desain modular. Teknologi ini disesuaikan dengan karakteristik perairan Teluk Kupang yang memiliki arus bawah laut cukup kuat.

Sebanyak 100 unit M-CAR telah ditempatkan di kawasan rehabilitasi dengan konfigurasi melingkar. Selain menjadi media pertumbuhan terumbu karang, instalasi tersebut dipersiapkan sebagai embrio destinasi wisata bawah laut untuk kegiatan snorkeling dan diving.

Ketua Kelompok Anana Laut, Joel Bolang, mengapresiasi dukungan Pertamina yang telah memberikan sarana dan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam konservasi laut.

Menurutnya, program ini tidak hanya menambah pengalaman dan pengetahuan masyarakat dalam merehabilitasi terumbu karang, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata bahari yang nantinya dapat dikelola oleh masyarakat.

“Harapan kami, kawasan ini nantinya dapat menjadi destinasi wisata bawah air yang dikelola masyarakat. Dengan begitu, laut tetap terjaga dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” ujar Joel.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan Program Eduwisata LEMBU BERSERI merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Program ini mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ahad menegaskan, Pertamina ingin mendorong masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga ekosistem laut sekaligus mengembangkan potensi ekonomi wilayah pesisir.

Melalui lingkungan laut yang terjaga, menurutnya, masyarakat memiliki peluang untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif dan meningkatkan kesejahteraan.

Ke depan, kawasan rehabilitasi terumbu karang tersebut diharapkan berkembang menjadi destinasi edukasi dan wisata bahari unggulan di Teluk Kupang.

Selain snorkeling dan diving, pengembangan kawasan ini berpotensi membuka lapangan usaha baru, mulai dari jasa pemandu wisata, penyewaan peralatan menyelam, hingga kegiatan edukasi konservasi laut.

Melalui kolaborasi dengan Kelompok Anana Laut, Pertamina Patra Niaga berharap Program LEMBU BERSERI dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.

Upaya ini sekaligus menjadi langkah untuk menjadikan pelestarian ekosistem laut sebagai fondasi pengembangan pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *