FACEINDONESIA.CO.ID- PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkuat komitmennya dalam mendukung perlindungan aset dan keberlangsungan operasional industri nasional. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Polis dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam (Persero) Tbk Tahun 2026 di Bandung pada 1–4 November 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai cakupan perlindungan asuransi, ketentuan pertanggungan, serta pentingnya pengelolaan risiko secara terintegrasi untuk menjaga keamanan aset dan kelancaran operasional perusahaan.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan pemahaman menyeluruh mengenai perlindungan asuransi dan manajemen risiko menjadi hal penting bagi perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan industri.
Menurut Brellian, asuransi tidak hanya berfungsi memberikan jaminan atas risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga membantu perusahaan mengenali potensi risiko dan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa perlindungan yang diberikan dapat dipahami secara menyeluruh dan selaras dengan kebutuhan operasional Bukit Asam,” ujar Brellian dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).
Dalam sosialisasi tersebut, Jasindo memaparkan sejumlah produk perlindungan, di antaranya Property All Risks (PAR) dan Earthquake (EQ), serta Construction Plant and Machinery (CPM).
Materi tersebut mencakup ruang lingkup jaminan, ketentuan polis, hingga peran asuransi dalam memitigasi berbagai risiko yang dapat berdampak terhadap aset dan kegiatan operasional perusahaan.
Selain sosialisasi polis, kegiatan juga diisi dengan pemaparan hasil survei risiko Bukit Asam, pembaruan informasi penanganan klaim bersama konsultan, serta presentasi dari Indonesia Financial Group (IFG).
Rangkaian agenda tersebut menjadi sarana diskusi dan pertukaran informasi untuk memperkuat pemahaman bersama dalam mengidentifikasi, mengantisipasi, dan mengelola risiko perusahaan.
Brellian menegaskan, komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara perusahaan asuransi dan tertanggung sangat diperlukan agar perlindungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik risiko perusahaan.
Sementara itu, Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Eko Prayitno, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan Asuransi Jasindo tersebut.
Menurut Eko, sosialisasi ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman perusahaan terhadap perlindungan aset dan pengelolaan risiko.
“Bagi kami, mitigasi risiko yang komprehensif adalah kunci untuk memastikan operasional bisnis berjalan lancar dan berkelanjutan,” ujar Eko.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi Bukit Asam untuk memperdalam pemahaman mengenai perlindungan asuransi yang dimiliki sekaligus membahas berbagai aspek pengelolaan risiko yang berkaitan dengan aktivitas operasional perusahaan.
Eko berharap sinergi dengan Asuransi Jasindo dapat terus diperkuat guna mendukung perlindungan aset dan keberlanjutan bisnis Bukit Asam.
Melalui kegiatan ini, Asuransi Jasindo kembali menegaskan perannya sebagai Risk Management Partner (RMP). Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan solusi perlindungan asuransi, tetapi juga pendampingan kepada mitra dalam memahami, mengantisipasi, dan mengelola berbagai potensi risiko.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus memperkuat ketahanan operasional dan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri nasional.(SAN)






