FACEINDONESIA.CO.ID- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong olahraga menjadi ruang pembelajaran bagi anak untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, serta menumbuhkan sikap sportif.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq saat menghadiri pembukaan Rajawali Junior League (RJL) 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (29/8).
Fajar mengapresiasi penyelenggaraan RJL oleh Rajawali Televisi (RTV) yang dinilai dapat menjadi wadah bagi anak untuk belajar dan mengembangkan diri melalui olahraga. Menurutnya, sepak bola tidak hanya mengajarkan permainan, tetapi juga membentuk disiplin, kolaborasi, sportivitas, dan kejujuran.
“Menang atau kalah itu nomor dua. Yang penting adalah sportivitas. Yang penting adalah adik-adik menikmati kegiatannya dengan gembira,” ujar Fajar.
Ia menegaskan, pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Melalui olahraga, anak dapat belajar bekerja sama, menghormati orang lain, serta membangun budaya disiplin dan sportif.
“Dengan sepak bola kita bisa membangun budaya hidup yang disiplin. Budaya hidup yang sportif,” tuturnya.
RJL 2026 mengusung tema “Belajar, Berkompetisi, dan Tumbuh Bersama”. Kompetisi tersebut diikuti peserta kategori U-10 dari sekolah dasar di wilayah Tangerang Raya dan U-13 dari sekolah sepak bola (SSB).
Chief Operating Officer RTV Cecil Samantha Sasmita mengatakan, RJL tidak hanya menjadi turnamen sepak bola, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain, berani, dan membangun mimpi.
“Hari ini kita bukan hanya memulai sebuah turnamen sepak bola. Hari ini kita membuka sebuah tempat bagi anak-anak Indonesia untuk belajar, bermain, berani, dan bermimpi lebih besar,” kata Cecil.
Ia mengajak seluruh peserta menikmati pertandingan, menjunjung sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik bagi sekolah masing-masing. Menurutnya, keberanian memulai perjalanan menuju cita-cita menjadi bagian penting dari kompetisi.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyambut baik penyelenggaraan RJL sebagai wadah bagi anak-anak untuk berolahraga, bermain, serta tumbuh dan berkembang.
Fajar menilai kompetisi seperti RJL dapat menjadi momentum untuk menemukan dan mengembangkan talenta sepak bola anak. Kehadiran pemandu bakat dari berbagai klub juga membuka peluang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan memperoleh pembinaan ke jenjang berikutnya.
“Ajang ini adalah kesempatan adik-adik menunjukkan bakat-bakat terbaiknya. Siapa tahu nanti langsung dipanggil oleh klub-klub terbaik di Indonesia. Dan InsyaAllah menjadi pemain hebat di Indonesia,” katanya.
Ia berharap RJL dapat digelar secara rutin setiap tahun, diperluas ke berbagai daerah, serta terintegrasi dengan ekosistem pembibitan bakat sepak bola nasional.
Selain membangun prestasi olahraga, Fajar menilai sepak bola juga dapat menumbuhkan nasionalisme dan membuka peluang bagi anak Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Kepada para orang tua, Fajar berpesan agar pembinaan anak dilakukan dengan cinta kasih sekaligus menanamkan sportivitas dan kejujuran. Menurutnya, prestasi memang penting, tetapi karakter tetap menjadi fondasi utama dalam tumbuh kembang anak.
“Juara itu penting, tapi yang lebih penting adalah menjaga kejujuran,” tegas Fajar.(ZID)






