Nindya Karya: Progres Sekolah Rakyat Medan Capai 73 Persen

Dok.Nindya Karya

FACEINDONESIA.CO.ID – Nindya Karya memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Sumatera Utara berjalan sesuai target. Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, melakukan peninjauan langsung ke proyek Sekolah Rakyat di Deli Serdang dan Kota Medan, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek progres pembangunan sekaligus memberi dukungan kepada tim proyek di lapangan. Dalam agenda itu, Michael didampingi Project Manager Donny Kusuma di Deli Serdang dan Irwan Firmansyah di Kota Medan.

Bacaan Lainnya

Selain peninjauan lapangan, Michael juga menggelar konferensi daring bersama para project manager Sekolah Rakyat se-Sumatera Utara. Pertemuan itu diikuti PM Serdang Bedagai Ariel Somadinigrat, PM Padang Sidempuan Johanes, serta PM Tapanuli Selatan Sumitra.

Michael Umbas mengapresiasi capaian pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara yang dinilai menunjukkan kerja keras dan koordinasi solid seluruh tim proyek.

“Kami terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat agar selesai sesuai target. Terima kasih kepada seluruh tim yang tetap menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah tantangan di lapangan,” ujar Michael.

Ia menegaskan percepatan pembangunan harus tetap dibarengi dengan kualitas pekerjaan dan standar keselamatan kerja yang baik hingga proyek rampung.

Michael juga memberi perhatian khusus terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan yang disebut menjadi salah satu proyek terbaik secara nasional.

“Progres SR Medan sangat signifikan dan menjadi benchmark nasional.
Pemasangan atap sudah selesai, pekerjaan lantai mayoritas rampung, plafon berjalan baik, dan kini masuk tahap akhir pekerjaan MEP,” katanya.

Berdasarkan laporan progres periode M23, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara mencatat capaian di atas target. Kota Medan mencapai 73,21 persen dari target 51,42 persen. Deli Serdang mencapai 55,22 persen dari target 50,74 persen, sedangkan Serdang Bedagai mencapai 53,71 persen dari target 50,93 persen.

Sementara itu, Tapanuli Selatan mencapai 51,90 persen dari target 43,17 persen dan Padang Sidempuan mencapai 57,03 persen dari target 50,07 persen.

Menurut Michael, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa percepatan pembangunan berjalan sesuai rencana dan harus terus dijaga hingga tahap akhir.

“Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Sekolah Rakyat merupakan program visioner Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Program pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara merupakan bagian dari proyek strategis nasional di sektor pendidikan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 triliun dan target penyelesaian pada 20 Juni 2026.

Sebagai perusahaan konstruksi nasional, Nindya Karya menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan berkualitas demi memperkuat sumber daya manusia menuju Indonesia Emas. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *