FACEINDONESIA.CO.ID – Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak amalan sunnah. Salah satu amalan yang dianjurkan setiap malam bulan suci adalah mandi sunnah Ramadhan, sebagaimana dijelaskan oleh Al Habib Salim Bin Abdullah Bin Umar As Syatiri.
Dalam penjelasannya, mandi ini dilakukan sebagai bentuk ittiba’ atau mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, sekaligus menyambut ibadah malam Ramadhan dengan kondisi bersih dan segar.
Waktu Mandi Sunnah Ramadhan
Mandi sunnah ini dianjurkan dilakukan setiap malam Ramadhan, dengan waktu pelaksanaan:
- Setelah shalat Maghrib
- Sebelum shalat Tarawih
Tata caranya sama seperti mandi sunnah Jum’at, yakni membersihkan seluruh tubuh dengan merata dan memastikan air sampai ke seluruh bagian badan.
Niat Mandi Sunnah Malam Ramadhan
Berikut lafal niat mandi sunnah di malam Ramadhan:
نَوَيْتُ أَدَاءَ الغُسْلُ المَسْئُونِ فِي هَذِهِ لَيْلَةِ رَمَضَانَ
Artinya:
“Saya niat melakukan mandi sunnah di malam Ramadhan ini.”
Dalam praktiknya, niat cukup dilafalkan dalam hati. Lafal di atas membantu memantapkan niat sebelum memulai mandi.
Keutamaan Mandi di Malam Ramadhan
Mandi sunnah ini bukan sekadar membersihkan tubuh, tetapi juga menjadi simbol kesiapan lahir dan batin dalam menjalankan ibadah malam, seperti Tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga qiyamul lail.
Dengan tubuh yang bersih dan segar, diharapkan kekhusyukan ibadah meningkat serta semangat beribadah tetap terjaga sepanjang bulan suci.
Ramadhan adalah bulan penuh rahmat. Setiap amalan sunnah yang dilakukan dengan ikhlas menjadi ladang pahala tambahan. Mandi sunnah di malam Ramadhan pun bisa menjadi kebiasaan baik yang memperindah ibadah kita sepanjang bulan penuh berkah ini. (San)





