Menteri Lingkungan Hidup Apresiasi Jasa Marga dalam Pengelolaan Lingkungan Rest Area Travoy KM 88 Dukung Layanan Selama Nataru 2025/2026

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol melakukan tinjauan lapangan ke Rest Area Travoy KM 88 B Jalan Tol Cipularang, Kamis (25/12)

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol melakukan tinjauan lapangan ke Rest Area Travoy KM 88 B Jalan Tol Cipularang, Kamis (25/12), didampingi Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Ari Respati. Tinjauan ini dilakukan di tengah peningkatan mobilitas masyarakat dan volume pengunjung rest area pada periode Nataru, sebagai upaya menghadirkan rest area yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup meninjau pengelolaan sampah, posko kesehatan, sarana sanitasi, serta Kampoeng UMKM, sekaligus berdialog dengan pelaku usaha terkait penerapan pengelolaan sampah di tenant masing-masing, guna memastikan pengelolaan lingkungan berjalan optimal seiring meningkatnya mobilitas pengguna jalan.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa Rest Area Travoy KM 88 merupakan salah satu rest area yang representatif dan telah menerapkan pengelolaan sampah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Setelah melihat dan meninjau langsung, Rest Area 88 B menjadi salah satu rest area yang representatif dan telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Rest Area Travoy KM 88 B telah dilengkapi fasilitas pengelolaan sampah yang lengkap, mulai dari penyediaan tempat sampah terpilah yang mendorong pengunjung melakukan pemilahan sampah sejak sumbernya hingga pengolahan sampah pada tahap akhir, baik organik maupun anorganik.

“Rest area ini sudah sangat baik karena memiliki beragam fasilitas pengelolaan sampah. Saya akan meninjau kembali delapan bulan ke depan agar rest area lainnya dapat segera menyamai standar Rest Area 88 B dan A ini,” lanjutnya.

Selain fasilitas dasar seperti toilet, SPBU, area parkir, masjid, bengkel, dan tenant makanan, Rest Area Travoy KM 88 A dan B menerapkan pengelolaan lingkungan mandiri, antara lain pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemilahan sampah plastik, nursery tanaman, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta akan dikembangkan penguraian sampah organik menggunakan Maggot.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan selama Nataru, Rest Area Travoy KM 88 A dan B menghadirkan toilet percontohan berdesain premium, toilet khusus pengemudi truk, serta executive lounge sebagai ruang istirahat dan rapat.

Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Ari Respati mengimbau pengguna jalan agar memanfaatkan rest area secara optimal dengan beristirahat secara cukup dan berkala demi keselamatan perjalanan.

“Kami mengimbau pengguna jalan memanfaatkan rest area untuk beristirahat secara berkala dan secukupnya. Berbagai fasilitas telah disiapkan guna mendukung kenyamanan dan keselamatan perjalanan selama libur Nataru,” ujar Ari Respati.

Komitmen Jasa Marga dalam pengelolaan rest area juga diakui secara nasional. Rest Area Travoy KM 88 meraih Juara 1 Rest Area Terbaik Tipe A selama tiga tahun berturut-turut pada 2022–2024 dalam ajang Jalan Tol Berkelanjutan (JTB) Kementerian PUPR.

Seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta komitmen Jasa Marga dalam menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *