Krakatau Steel Masuk Fortune Indonesia 100, Transformasi Makin Kuat

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) berhasil menempati peringkat ke-78 dalam daftar Fortune Indonesia 100: Indonesia’s Biggest Companies.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu pengakuan terhadap proses transformasi dan perbaikan fundamental yang terus dilakukan Krakatau Steel.

Bacaan Lainnya

Masuknya Krakatau Steel dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia tidak terlepas dari kinerja perseroan yang membaik sepanjang 2025. Pada tahun tersebut, Krakatau Steel membukukan laba bersih sebesar 339,64 juta dolar AS atau sekitar Rp5,68 triliun.

Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan mengatakan, pencapaian dalam Fortune Indonesia 100 menjadi motivasi bagi perseroan untuk mempertahankan momentum perbaikan kinerja dan memperkuat fundamental perusahaan.

“Masuknya Krakatau Steel dalam Fortune Indonesia 100 merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan transformasi. Perbaikan yang telah dicapai harus menjadi fondasi untuk membangun kinerja yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan ke depan,” ujar Akbar, Selasa (1/9/2026).

Penguatan fundamental perseroan juga didukung langkah strategis pemegang saham melalui Danantara, termasuk Pinjaman Pemegang Saham (PPS) serta kesepakatan restrukturisasi lanjutan.

Dukungan tersebut memperkuat likuiditas Krakatau Steel sehingga memberikan ruang bagi perseroan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menjalankan agenda transformasi secara lebih optimal.

Kinerja positif berlanjut hingga semester I 2026. Hingga Triwulan II 2026, Krakatau Steel membukukan pendapatan usaha sebesar 622,74 juta dolar AS atau sekitar Rp11,15 triliun. Angka tersebut meningkat 35,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 460,83 juta dolar AS.

Pada periode yang sama, perseroan juga mencatat laba bersih sebesar 10,94 juta dolar AS. Pertumbuhan pendapatan dan laba tersebut menunjukkan semakin kuatnya aktivitas bisnis Krakatau Steel di tengah dinamika industri baja global.

Memasuki paruh kedua 2026, Krakatau Steel akan fokus meningkatkan kinerja operasional, memperkuat struktur keuangan, mengoptimalkan aset, serta mengembangkan bisnis untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

“Seluruh langkah tersebut akan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik dan penerapan manajemen risiko secara berkelanjutan,” kata Akbar.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun Krakatau Steel Group yang semakin sehat, kompetitif, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *