Kemendikdasmen Apresiasi Pemkab Bengkayang Dukung Pengabdian Guru

FACEINDONESIA.CO.ID-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang terus mendukung pengembangan kompetensi pendidik di wilayah terpencil. Di tengah tantangan geografis yang tidak ringan, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani menyampaikan apresiasinya dalam sarasehan “Gembira Bergerak: Sarasehan Pendidik untuk Negeri” di Aula Rangkaya Lantai 5, Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (12/8).

Forum yang mempertemukan guru dari jenjang PAUD hingga SMA itu, menjadi kesempatan bagi para guru bertukar cerita mengenai situasi pembelajaran yang mereka rasakan. Kabupaten Bengkayang memiliki wilayah yang membentang dari kawasan kepulauan dan pesisir hingga pedalaman dan pegunungan. Medan yang cukup ekstrem menjadi tantangan dalam menghadirkan layanan pendidikan dan akses pengembangan kompetensi yang merata bagi para guru.

Bacaan Lainnya

Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Bengkayang terus menjalankan kebijakan pemerintah pusat dengan menyesuaikannya pada kebutuhan daerah. Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kompetensi pendidik melalui berbagai program pelatihan serta memberikan ruang pengembangan melalui manajemen talenta.

“Terima kasih kepada pemkab Bengkayang. Pertemuan kita pada hari ini memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung implementasi berbagai program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di daerah,” ujar Nunuk Suryani.

Dirjen GTK menilai dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan program peningkatan kompetensi guru dapat menjangkau satuan pendidikan, termasuk yang berada di wilayah dengan akses geografis yang menantang. Dukungan tersebut antara lain terlihat melalui pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (PM) dan dukungan terhadap program Teacher Training Nusantara.

“Berbagai kebijakan pemerintah pusat terkait guru telah diimplementasikan di Kabupaten Bengkayang dengan menyesuaikan ketentuan dan kebutuhan daerah. Pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai program peningkatan kompetensi yang dilaksanakan pada satuan pendidikan,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus.

Dalam dialog tersebut, kebutuhan guru di wilayah terpencil masih menjadi sorotan. Dalam sarasehan, Wiyono, guru SMAN 1 Sanggau Ledo, menyampaikan harapan agar pemerintah menambah kuota pengangkatan guru. “Senang sekali bisa bertatap muka langsung dengan Dirjen GTK. Kami bisa menyampaikan kendala yang kami hadapi di daerah. Kami berharap ke depan kuota pengangkatan guru dapat ditambah, karena masih banyak kekurangan guru sehingga beban dan jam mengajar kami sudah cukup penuh,” ungkap Wiyono.

Ade Ariyanto, guru SMPN 4 Siding, juga berharap pemerintah menghadirkan kebijakan yang semakin responsif terhadap kondisi guru di pedalaman. “Sangat senang Dirjen GTK bisa hadir di tengah-tengah guru di daerah. Kami berharap ada kebijakan khusus bagi guru yang bertugas di daerah terpencil dan pedalaman, termasuk program pelatihan yang bisa dilaksanakan langsung di sekolah-sekolah pedalaman,” tutur Ade.

Sementara itu, Paulina Rette, guru SDN 15 Melayang, menyoroti pentingnya kesejahteraan dan perlindungan guru. “Kami sangat senang bisa bertemu dan berdiskusi langsung. Harapan kami, pemerintah semakin memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan guru, sehingga kami dapat menjalankan tugas secara profesional dengan adanya jaminan dan dukungan yang memadai,” tutur Paulina.

Kemendikdasmen memandang komitmen Pemkab Bengkayang sebagai bagian penting dari kerja bersama untuk memastikan guru di wilayah terpencil tetap memperoleh dukungan yang dibutuhkan. Kolaborasi pusat dan daerah diharapkan terus mendekatkan program kepada guru dan satuan pendidikan, sekaligus memastikan keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang bagi peningkatan mutu pendidikan.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *