FACEINDONESIA.CO.ID – Kemendikdasmen menempatkan para pemangku kepentingan sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda transformasi pendidikan nasional yang berorientasi pada mutu, pemerataan, dan penguatan karakter. “Negara tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan membutuhkan partisipasi semesta. Pendidikan harus dijalankan secara berkelanjutan, inklusif, dan berakar pada nilai kebangsaan. Inilah modal penting kita menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Wamen Fajar.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pemangku kepentingan di Pasuruan dalam pembangunan daerah, di bidang pendidikan dan sosial. Ia mengapresiasi upaya bersama semua pihak yang telah membantu menghadirkan layanan pendidikan dan sosial yang berkualitas hingga ke tingkat akar rumput,” ungkap Albarra.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, akan terus memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan dan berkelanjutan. (San)





