Jasa Marga Lakukan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol JORR

Dok. Jasa Marga

FACEINDONESIA.CO.ID – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan, Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) melakukan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kondisi lajur tetap optimal sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol di tengah meningkatnya volume lalu lintas kendaraan berat.

Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan melakukan pekerjaan yang dijadwalkan berlangsung mulai Selasa, 16 Juni 2026 hingga Jumat, 19 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengantisipasi penyempitan lajur di area kerja, Jasa Marga telah menyiagakan petugas pengatur lalu lintas serta memasang rambu petunjuk darurat secara lengkap di sekitar lokasi perbaikan. Adapun rincian lokasi pekerjaan dilakukan pada dua titik berikut:

Arah Serpong
* Lajur 1, KM 45+540 s.d. KM 45+465, dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 20.00 WIB s.d. Jumat, 19 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Arah Pondok Indah
* Lajur 1, KM 05+405 s.d. KM 05+480, dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 08.00 WIB s.d. Jumat, 19 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Lajur yang menjadi objek perbaikan untuk sementara waktu tidak dapat dilintasi demi keamanan bersama. Kendati demikian, pengguna jalan tidak perlu khawatir karena lajur lainnya tetap dapat digunakan sebagai jalur lalu lintas secara normal selama proses preservasi berlangsung.

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menyampaikan bahwa kegiatan rekonstruksi perkerasan jalan di Ruas JORR ini merupakan bagian dari agenda preservasi rutin untuk memperkuat struktur jalan tol, mengingat JORR memiliki peran penting sebagai jalur pergerakan logistik.

“Ruas Tol JORR merupakan jalur lingkar luar yang sangat sibuk untuk keperluan mobilitas logistik nasional. Mengingat tingginya beban kendaraan muatan barang yang melintas setiap hari, kualitas perkerasan jalan harus terus diperhatikan dan dirawat secara berkala untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan seluruh pengguna jalan,” ujar Alvin.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul di sekitar lajur kerja akibat proses preservasi tersebut.

Seluruh masyarakat pengguna jalan tol diimbau agar selalu waspada, mematuhi rambu-rambu petunjuk berkendara di zona kerja, mengikuti arahan dari petugas operasional di lapangan, serta mengatur waktu keberangkatan secara bijak melalui aplikasi Travoy untuk menghindari potensi kepadatan.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *