HUT ke-57, PTK Perkuat Layanan Maritim

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memasuki usia ke-57 dengan memperkuat komitmen menghadirkan layanan maritim terintegrasi dan optimal bagi pelanggan.

Sebagai bagian dari Subholding Integrated Marine Logistics (IML) PT Pertamina (Persero), PTK menyediakan berbagai layanan maritim untuk kapal captive maupun non-captive.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama PTK Harris Abdi Sembiring Meliala mengatakan, pengalaman selama 57 tahun menjadi modal perusahaan untuk terus meningkatkan operational excellence.

“PTK melayani industri maritim dan kepelabuhanan, baik kapal captive maupun non-captive. Kami harus memberikan solusi terhadap kebutuhan customer secara end-to-end,” ujar Harris dalam acara Syukuran HUT ke-57 PTK di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, komitmen tersebut dijalankan melalui prinsip SIAP, yakni Solutive, Integrity, Adaptive, dan Proven. Prinsip ini menjadi landasan PTK dalam memberikan layanan yang solutif, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mengedepankan keandalan dan profesionalisme.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia dan Penunjang Bisnis PT Pertamina International Shipping Saptiadi Nugraha mengatakan, Subholding IML terus mendukung pengembangan PTK melalui layanan maritim dan logistik yang andal, terintegrasi, serta berkelanjutan.

“Peran PTK sangat strategis dalam memperkuat rantai nilai bisnis hilir sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Sinergi antar-entitas Pertamina menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan,” ujarnya.

PTK didirikan pada 1969 dengan nama PT Pertamina Tongkang. Nama tersebut kemudian berubah menjadi PT Pertamina Trans Kontinental pada 2011.

Selama 57 tahun beroperasi, PTK berkembang menjadi perusahaan dengan bisnis maritim terintegrasi, meliputi penyediaan dan operasional armada kapal penunjang, pengelolaan pelabuhan, layanan maritim, serta pangkalan logistik pesisir di sejumlah wilayah strategis Indonesia.

Ke depan, PTK akan memperkuat bisnis melalui modernisasi, digitalisasi, serta pengembangan green supporting vessel yang lebih ramah lingkungan.

“Ke depan, kita akan perkuat modernisasi, digitalisasi serta green supporting vessel. Ini adalah masa depan PTK,” tegas Harris.

Melalui layanan maritim terintegrasi, PTK berkomitmen mendukung kelancaran rantai pasok energi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem maritim Indonesia.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *