FACEINDONESIA.CO.ID – Grab Indonesia menghadirkan inovasi baru untuk mendukung mobilitas remaja yang lebih aman dan terpantau.
Melalui GrabKeluarga Fitur Remaja, anak usia 13–18 tahun kini dapat bepergian lebih mandiri dengan tetap berada dalam pengawasan orang tua melalui sistem keamanan terintegrasi.
Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, Transport, OVO & Bank Grab Indonesia, Asep Haekal, mengatakan kemandirian anak perlu dibangun secara bertahap dengan dukungan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan keluarga.
Menurutnya, GrabKeluarga Fitur Remaja dirancang untuk memberi ruang bagi anak belajar mandiri, sekaligus menghadirkan lapisan keamanan, pemantauan, dan komunikasi agar orang tua merasa lebih tenang.
Psikolog keluarga Pritta Tyas menilai kekhawatiran orang tua saat anak mulai bepergian sendiri merupakan hal yang wajar. Karena itu, pendampingan tetap diperlukan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi.
Aktor sekaligus orang tua, Tora Sudiro, juga mengaku fitur ini membantu orang tua tetap mengetahui perjalanan anak tanpa harus selalu mendampingi secara langsung.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, Titi Eko Rahayu, menilai platform digital dapat berkontribusi menciptakan ekosistem mobilitas yang lebih aman bagi anak dan remaja.
Sejak diperkenalkan pada Desember 2025, GrabKeluarga telah digunakan lebih dari 70 ribu pengguna untuk mengatur dan memantau perjalanan anggota keluarga dalam satu aplikasi.
Fitur Remaja dilengkapi sejumlah perlindungan seperti PIN Verification, Trip Monitoring secara real time, Three-Way Chat antara orang tua, anak, dan mitra pengemudi, Emergency Help, serta AudioProtect untuk layanan GrabCar.
Selain itu tersedia fitur Book on Behalf yang memungkinkan orang tua memesan perjalanan untuk anak, serta Family Payment Method agar pembayaran lebih praktis dalam satu akun keluarga.
Melalui inovasi ini, Grab berharap proses belajar mandiri bagi remaja dapat berlangsung lebih aman, sementara orang tua tetap memperoleh akses informasi selama perjalanan hingga tujuan.(HER)






