FACEINDONESIA.CO.ID – Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN-IGB) Sugriwa Denpasar menggelar buka puasa bersama di Yayasan Masjid Agung Bangli, Kabupaten Bangli. Acara ini menjadi bagian dari bentuk pengabdian masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi) yang berlangsung saat Ramadan.
“Hari ini, kami sangat berbahagia, bisa berada di tengah-tengah saudara muslim yang sedang melaksanakan puasa. Semoga puasanya lancar. Selain silaturahim, kami dari civitas akademika UHN IGB Sugriwa ingin berbagi ‘Punia’ sekaligus berbuka puasa bersama,” ujar Rektor UHN I Gusti Ngurah Sudiana, di Bangli, Kamis (12/3/2026).
I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan bahwa program berbuka puasa bersama ini menjadi wujud nyata sebagai kampus kerukunan. Dalam acara ini, UHN memberi ‘Punia’ untuk semua. Istilah Punia dalam ajaran Islam dikenal dengan sedekah.
“Dana Punia bukan sekadar amal, tetapi perwujudan solidaritas sosial dan laku spiritual untuk menyucikan diri serta mengamalkan nilai-nilai luhur,” kata I Gusti Ngurah Sudiana.
I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan bahwa Dana Punia dalam agama Hindu adalah tradisi memberi atau berdonasi yang didasari rasa tulus ikhlas (Satwika Dana) tanpa pamrih sebagai wujud ajaran Dharma dan kasih sayang. Punia mencakup materi, tenaga (kaya), atau pikiran (manacika) untuk membantu sesama, tempat suci, dan makhluk hidup, yang diyakini meningkatkan sradha (keyakinan) dan bhakti.
“Bertepatan di bulan Ramadan, civitas akademika bisa berbagi Punia. Semoga bermanfaat untuk semua. UHN IGB Sugriwa kini memiliki Prodi Umum, kiranya peserta buka bersama ini ada nantinya yang mendaftarkan diri menjadi warga UHN IGB Sugriwa,” tegas I Gusti Ngurah Sudiana.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangli, Gufron Fatoni menyambut baik atas kehadiran civitas akademika UHN yang turut buka bersama sekaligus memberi ‘Punia’.
“Terima kasih dan rasa syukur atas silaturahmi dari Civitas UHN IGB Sugriwa, kita adalah keluarga. Kami sangat bahagia, saat puasa ke 21 di Bulan Suci Ramadan dan mendapat berkah sekaligus paket berbuka puasa. Semoga kekerabatan ini semakin terjalin dan kita saling meningkatkan toleransi berasaskan Moderasi Beragama,” terang Gufron Fatoni.
Turut hadir pada acara, Wakil Rektor, Kabiro AAKK, Direktur Pascasarjana yang sekaligus ketua Darma Wanita DWP, Sekretaris LPPM beserta Korpus Moderasi Beragama, Korpus Destinasi Yoga, Korpus Perempuan Gender dan Anak, Prakom dan Prahum tenaga kependidikan. (San)





