FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menggelar CIMB Niaga Business Summit 2026 untuk mempertemukan para pemimpin bisnis lintas sektor, regulator, investor, dan praktisi industri. Forum ini menjadi wadah berbagi wawasan, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan strategi dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan menangkap peluang pertumbuhan usaha.
Melalui kegiatan ini, CIMB Niaga mendorong nasabah korporasi agar semakin siap menghadapi tantangan dunia usaha yang kian kompleks. Sejumlah tantangan tersebut meliputi perubahan perilaku pasar, perkembangan teknologi, hingga tuntutan peningkatan efisiensi operasional.
Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes, mengatakan perusahaan perlu terus beradaptasi dan memiliki strategi yang tepat untuk menjaga daya saing sekaligus membuka peluang bisnis baru.
“Melalui CIMB Niaga Business Summit 2026, kami ingin menghadirkan ruang bagi para pelaku bisnis untuk bertukar wawasan, memperluas jaringan, dan membangun kolaborasi yang dapat membantu menghadapi berbagai dinamika bisnis saat ini,” ujar Rusly dalam keterangan resmi, Sabtu (17/10/2026).
Mengusung tema Vision Made Possible, Business Summit 2026 menegaskan komitmen CIMB Niaga untuk menjadi mitra strategis nasabah, tidak hanya ketika bisnis berkembang, tetapi juga dalam mencari solusi dan menciptakan peluang baru.
CIMB Niaga meyakini kolaborasi dan semangat tumbuh bersama menjadi faktor penting untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Sejumlah agenda utama dihadirkan dalam forum tersebut, di antaranya Economic Insights yang membahas perkembangan ekonomi dan faktor-faktor yang memengaruhi prospek dunia usaha. Selain itu, sesi Networking & Learning Among Industry Leaders memberikan kesempatan kepada para pemimpin bisnis untuk berbagi pengalaman, gagasan, dan peluang kerja sama lintas industri.
Berbagai topik strategis turut dibahas, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), strategi pendanaan ekspansi, pengelolaan transaksi dan likuiditas, konektivitas sistem, hingga rantai pasok (supply chain). Pembahasan juga mencakup aspek keberlanjutan (sustainability) dan pengelolaan kekayaan (wealth management) untuk memperkuat daya saing dalam jangka panjang.
Rusly berharap forum tersebut dapat memberikan perspektif yang relevan bagi peserta dalam meningkatkan efisiensi operasional, memanfaatkan teknologi, mengelola risiko, serta mengidentifikasi peluang pertumbuhan baru.
Sebagai bagian dari acara, CIMB Niaga juga memberikan Recognition Awards kepada nasabah korporasi dan pelaku usaha yang dinilai berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri di Indonesia.
OCTOBIZ Perkuat Layanan Digital Perbankan Bisnis
Sejalan dengan upaya mendukung pertumbuhan nasabah, CIMB Niaga turut memperkenalkan OCTOBIZ dalam rangkaian Business Summit 2026.
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan transaksi bisnis domestik maupun internasional. Platform ini ditujukan untuk membantu perusahaan mengelola kebutuhan perbankan secara lebih efisien, aman, dan terintegrasi.
Head of Transaction Banking CIMB Niaga, Joni Hermanto, menjelaskan bahwa pengembangan OCTOBIZ didorong oleh meningkatnya kompleksitas transaksi dan kebutuhan konektivitas perdagangan lintas negara.
Menurutnya, perusahaan kini membutuhkan layanan yang tidak hanya cepat dan aman, tetapi juga mampu mendukung pengelolaan arus kas, pemantauan likuiditas secara real-time, serta pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat.
Sebagai pengembangan dari BizChannel@CIMB, OCTOBIZ terus dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memenuhi kebutuhan nasabah korporasi dan pelaku usaha. Fitur tersebut mencakup Multi Debit, FX Booking untuk memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management.
CIMB Niaga juga memperluas ekosistem OCTOBIZ melalui solusi Supply Chain Financing dan Tagih.id. Kedua solusi tersebut mendukung pengelolaan pembiayaan rantai pasok dan penagihan atau invoicing secara lebih terintegrasi.
Joni menuturkan, digitalisasi pengelolaan keuangan menjadi salah satu langkah penting bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat efisiensi operasional, dan menjaga keberlanjutan bisnis.
“Melalui OCTOBIZ, kami ingin membantu nasabah mengelola kebutuhan perbankan dan operasional bisnisnya secara lebih mudah, cerdas, dan produktif,” kata Joni.
Selain menunjang transaksi sehari-hari, OCTOBIZ diharapkan dapat membantu perusahaan memanfaatkan peluang pertumbuhan di pasar domestik maupun regional. Saat ini, platform tersebut juga menjangkau semakin banyak nasabah dari segmen korporasi, komersial, dan institusi keuangan.
Ke depan, CIMB Niaga berkomitmen terus mengembangkan kapabilitas OCTOBIZ dan berbagai solusi digital untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berubah.
Melalui kombinasi inovasi layanan perbankan digital dan forum pertukaran wawasan seperti CIMB Niaga Business Summit 2026, perusahaan berharap dapat membantu nasabah memperkuat daya saing, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.(ZID)






