BSI Matangkan Operasional Cabang Arab Saudi, Perkuat Layanan Haji-Umrah

Dok. BSI

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Bank Syariah Indonesia (BSI) terus mematangkan persiapan operasional Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di Arab Saudi sebagai bagian dari ekspansi internasional perseroan.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan strategi perusahaan untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang terintegrasi antara Indonesia dan Tanah Suci. Fokus utama penguatan layanan ini adalah mendukung ekosistem haji dan umrah.

Bacaan Lainnya

BSI sebelumnya telah memperoleh persetujuan awal dari Bank Sentral Arab Saudi (SAMA) pada 2024 untuk pembukaan kantor cabang tersebut. Kehadiran BSI diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus memberikan kemudahan akses transaksi bagi jemaah haji, umrah, diaspora Indonesia, serta pelaku usaha terkait.

Menurut BSI, potensi layanan di Arab Saudi sangat besar, seiring tingginya jumlah jamaah Indonesia setiap tahun. Sekitar 203 ribu jemaah haji berangkat dari Indonesia, dengan mayoritas telah menjadi nasabah BSI.

Sementara itu, sekitar 1,6 juta jamaah umrah pada 2025 juga didominasi pengguna layanan BSI.
BSI menegaskan kehadiran kantor cabang ini bukan hanya ekspansi bisnis, tetapi juga penguatan layanan end-to-end, mulai dari persiapan di Indonesia hingga layanan selama berada di Arab Saudi.

Selain itu, BSI juga menyiapkan penguatan infrastruktur, kepatuhan regulasi, serta peningkatan kualitas layanan agar transaksi nasabah lebih aman, nyaman, dan inklusif.

Dalam momentum musim haji 2026, BSI turut berkolaborasi dengan BPKH Limited dengan menghadirkan booth layanan di Makkah dan Jeddah. Layanan ini difokuskan pada edukasi, informasi, dan pendampingan bagi jemaah Indonesia.

BSI juga meluncurkan program “Peduli Lansia” dengan stiker khusus untuk jemaah lanjut usia sebagai bentuk layanan inklusif selama pelaksanaan ibadah.

Dengan berbagai langkah tersebut, BSI berharap kehadirannya di Arab Saudi dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan syariah global sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah.(HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *