BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Pelajar Semarang

FACEINDONESIA.CO.ID- Kepedulian BRI melalui program BRI Peduli membantu mewujudkan keinginan Mahesa, siswa kelas 6 SD Barunawati, Kota Semarang, untuk memiliki sepeda sebagai sarana berangkat ke sekolah.

Mahesa, 12 tahun, selama ini terbiasa berjalan kaki menuju sekolah. Perjalanannya melintasi kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang atau rob. Sepatu yang digunakannya selama sekitar satu tahun pun mulai rusak akibat sering dipakai.

Bacaan Lainnya

Meski menghadapi keterbatasan, Mahesa tetap semangat mengikuti pembelajaran. Guru SD Barunawati Semarang, Wagiyem, menyebut Mahesa sebagai anak yang ceria, lincah, dan aktif bertanya ketika menemukan hal yang belum dipahami.

Keinginan memiliki sepeda sendiri akhirnya terwujud setelah BRI Peduli memberikan bantuan sepeda kepada Mahesa. Selain sepeda, siswa-siswi SD Barunawati juga mendapatkan buku, tas, alat tulis, dan sepatu. Sementara itu, guru serta penjaga sekolah menerima bantuan paket sembako.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan para siswa dan guru.

Mahesa mengaku terkejut sekaligus senang mendapatkan sepeda. Ia mengatakan, sepeda tersebut akan membuat perjalanan ke sekolah menjadi lebih mudah karena tidak perlu lagi berjalan kaki.

“Saya ingin menjadi pemain sepak bola Timnas Indonesia sama astronot Indonesia. Suka main bola, jadi berharap bisa masuk Timnas. Saya juga mau jadi astronot juga, soalnya bisa pergi ke luar angkasa,” ujar Mahesa.

Ia juga berharap dapat meraih cita-cita, membanggakan Indonesia, serta membahagiakan orang tuanya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memberikan dukungan kepada masyarakat, termasuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak.

“Semoga bantuan yang diberikan BRI Peduli dapat membantu Mahesa dalam semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita,” kata Dhanny dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Kini, sepeda tersebut menjadi bagian dari keseharian Mahesa dalam menempuh perjalanan ke sekolah. Bantuan itu diharapkan dapat membuat aktivitasnya lebih mudah sekaligus menjaga semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *