BI: Penjualan Eceran Agustus Tumbuh 0,5 Persen

FACEINDONESIA.CO.ID- Bank Indonesia (BI) memprakirakan penjualan eceran pada Agustus 2026 tetap tumbuh. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diperkirakan meningkat 0,5 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, pertumbuhan penjualan eceran terutama ditopang kelompok suku cadang dan aksesori, serta makanan, minuman, dan tembakau.

Bacaan Lainnya

“Penjualan eceran pada Agustus 2026 diprakirakan tetap tumbuh. Hal ini tecermin dari IPR Agustus 2026 yang secara tahunan diprakirakan tumbuh sebesar 0,5 persen (yoy),” ujar Ramdan dalam keterangan resmi BI, Kamis (10/9/2026).

Namun, secara bulanan, penjualan eceran Agustus 2026 diperkirakan mengalami kontraksi 0,1 persen (month to month/mtm). Kondisi tersebut terutama dipengaruhi penurunan penjualan kelompok barang lainnya.

Di sisi lain, pertumbuhan penjualan masih terjadi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, bahan bakar kendaraan bermotor, serta suku cadang dan aksesori.

Pada Juli 2026, IPR tercatat tumbuh 1,1 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan Juni 2026 yang mengalami kontraksi 3,0 persen.

Pertumbuhan penjualan Juli terutama didorong meningkatnya penjualan kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok barang lainnya.

Secara bulanan, penjualan eceran Juli 2026 terkontraksi 0,1 persen. Perkembangan ini terutama dipengaruhi normalisasi permintaan setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.

Sementara itu, BI memprakirakan tekanan inflasi pada Oktober 2026 dan Januari 2027 menurun. Hal tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Oktober 2026 dan Januari 2027 yang masing-masing berada di level 146,5 dan 166,0, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya sebesar 155,2 dan 168,1.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *