FACEINDONESIA.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada penyintas gempa di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).
Paket bantuan tersebut berisi sejumlah kebutuhan pangan, seperti beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyerahkan langsung bantuan kepada warga di Posko Golo Conggo. Penyaluran tersebut turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., yang meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa.
Idy mengatakan, BAZNAS akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya warga yang berada di pengungsian, tetap terpenuhi.
“Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian,” ujar Idy.
Menurut Idy, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Untuk sementara, BAZNAS menargetkan pendistribusian bantuan sembako hingga 1.000 paket kepada para penyintas gempa. Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung,” jelasnya.
BAZNAS juga terus memantau kondisi penyintas gempa di sejumlah wilayah NTT agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai perkembangan situasi di lapangan.
“BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang penerima manfaat sekaligus penyintas gempa NTT, Kamaruddin Abdullah, yang merupakan Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, mengaku bersyukur atas bantuan BAZNAS.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama berada di pengungsian.
“Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan,” kata Kamaruddin.
Ia juga mengapresiasi layanan kesehatan yang diberikan BAZNAS kepada para penyintas gempa.
“Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami,” ujarnya.(SAN)






