BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT dengan Layanan Kesehatan Mobile

FACEINDONESIA.CO.ID-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan mobile Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk menjangkau para penyintas gempa bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk wilayah pelosok yang sulit diakses.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan tim medis RSB menyisir posko-posko pengungsian mandiri hingga wilayah Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat.

Bacaan Lainnya

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta pembagian obat-obatan bagi warga terdampak gempa.

“Layanan kesehatan mobile RSB ini kami hadirkan secara proaktif untuk memastikan seluruh penyintas gempa, khususnya para lansia dan anak-anak, mendapatkan penanganan medis yang cepat tanpa terhalang kendala jarak,” ujar Idy Muzayyad di NTT, Senin (24/8/2026).

Menurut Idy, layanan medis bergerak penting dilakukan karena fasilitas kesehatan lokal masih terbatas, sementara kondisi pascabencana membuat sejumlah penyintas mengalami gangguan kesehatan.

Tim medis RSB tidak hanya menunggu warga datang ke posko, tetapi aktif mendatangi permukiman dan titik pengungsian yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Langkah ini dilakukan agar para penyintas tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengulurkan tangan dan menyalurkan sedekah terbaik melalui BAZNAS guna meringankan beban serta memulihkan kehidupan saudara-saudara kita di NTT,” imbaunya.

Tim medis RSB BAZNAS, dr. Moch Raedy Noor Rizki, mengatakan pelayanan kesehatan dilakukan secara mobile dengan mendatangi sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Reok, termasuk lokasi yang sulit dijangkau.

Upaya tersebut ditujukan bagi penyintas yang mengalami kendala transportasi maupun akses geografis. Melalui penyisiran tersebut, tim kesehatan RSB BAZNAS telah menangani ratusan pasien terdampak yang membutuhkan pelayanan medis setiap hari.

“Sejak awal tiba, kami langsung bergerak mobile dan terfokus memberikan pelayanan kesehatan di Kecamatan Reok, terutama mendatangi posko-posko warga yang tidak terjangkau akses kendaraan roda empat,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo sekaligus fasilitator posko medis BAZNAS, Ustaz Jiyanto, mengatakan layanan medis bergerak secara konsisten menyisir posko-posko pengungsian mandiri setiap hari setelah pelayanan di posko utama pesantren.

Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu masyarakat terdampak. Jangkauan tim medis bahkan mencapai wilayah terluar seperti Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat.

“Pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 WITA di posko utama, lalu dilanjutkan dengan layanan mobile ke posko-posko pengungsian mandiri. Jangkauannya bahkan sampai ke Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat. Masyarakat sangat gembira karena pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai penanganan medis, pemberian resep, hingga obat-obatan gratis,” tuturnya.

Selain layanan kesehatan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan sembako dan logistik dapur umum melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). BAZNAS turut menyediakan masjid darurat dan sarana sanitasi untuk mendukung kebutuhan ibadah serta kebersihan para pengungsi.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *