FACEINDONESIA.CO.ID – Seiring dengan meningkatnya volume lalu lintas pada periode arus mudik Idulfitri 2026, terjadi antrean kendaraan di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) yang menyebabkan kepadatan di sejumlah titik.
Kondisi tersebut turut diikuti dengan ditemukannya sejumlah sampah di bahu jalan, seperti sisa makanan dan minuman. Hal ini berpotensi mengganggu kenyamanan serta kebersihan lingkungan jalan tol.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melalui Satuan Tugas Pemeliharaan telah melakukan pembersihan secara intensif pada lajur dan bahu jalan. Kegiatan ini meliputi pengangkutan sampah, pembersihan residu cairan, serta penanganan genangan guna memastikan kondisi jalan tetap bersih, aman, dan laik dilalui.
Selain itu, PT JJC memperkuat imbauan kepada seluruh pengguna jalan untuk melakukan persiapan perjalanan secara optimal, untuk dapat merencanakan waktu perjalanan dengan menghindari jam-jam puncak kepadatan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik untuk menghindari hambatan saat transaksi di gerbang tol memastikan kondisi kendaraan laik jalan, termasuk tekanan ban, sistem pengereman, bahan bakar, dan daya listrik kendaraan selain itu agar pengguna jalan menggunakan bahu jalan hanya dalam kondisi darurat sesuai ketentuan.
PT JJC juga mengingatkan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama. Dengan kesiapan perjalanan yang baik serta kedisiplinan pengguna jalan, diharapkan perjalanan dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.
Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga Group di nomor 14080, media sosial resmi Jasa Marga, serta aplikasi Travoy. (San)





