Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19 Persen

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat pertumbuhan positif pada layanan angkutan petikemas sepanjang Januari-Agustus 2026. Volume angkutan mencapai 3.928.221 ton atau meningkat 19,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 3.294.255 ton.

Pertumbuhan tersebut setara dengan tambahan volume 633.966 ton. Kenaikan ini menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan transportasi berbasis rel untuk mendukung distribusi barang dalam jumlah besar sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Bacaan Lainnya

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pertumbuhan angkutan petikemas mencerminkan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan logistik yang efisien dan terjadwal.

“Pertumbuhan angkutan petikemas sebesar 19,24 persen hingga Agustus 2026 menunjukkan kebutuhan terhadap layanan logistik yang efisien terus berkembang,” ujar Anne.

Menurutnya, angkutan kereta api memiliki keunggulan dalam kapasitas pengiriman serta kepastian perjalanan. Hal tersebut menjadi salah satu pilihan bagi pelanggan industri dalam mengelola kebutuhan distribusi dan rantai pasok.

“Melalui pengembangan angkutan petikemas, KAI mendukung perusahaan dalam memperoleh pilihan moda transportasi yang memiliki kepastian perjalanan dan mampu melayani pengiriman barang dalam volume besar,” katanya.

Pengembangan angkutan petikemas juga sejalan dengan pertumbuhan kawasan industri dan simpul logistik di Indonesia. Salah satunya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang diarahkan menjadi ekosistem logistik terintegrasi.

Ekosistem tersebut mencakup dry port, seaport, kereta api, warehouse, trucking, container yard, hingga jaringan distribusi hinterland. Kereta api juga dikaji untuk mendukung pergerakan barang dari KITB menuju sejumlah simpul logistik, seperti Tanjung Priok, Kalimas/Tanjung Perak Surabaya, dan Patimban.

Pengembangan dry port KITB ditargetkan memasuki tahap operasional awal sekitar 2028 dengan layanan container handling, rail service, trucking, warehouse, dan empty depot.

Anne menegaskan, KAI akan terus meningkatkan layanan angkutan barang melalui optimalisasi perjalanan kereta api, peningkatan kapasitas operasional, serta kolaborasi dengan pelanggan industri dan pemangku kepentingan logistik.

“Ke depan, KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan angkutan petikemas melalui pengembangan jaringan, peningkatan kapasitas operasional, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kebutuhan logistik nasional,” tuturnya.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *