FACEINDONESIA.CO.ID – Pemerintah memperluas akses mudik Lebaran 2026 melalui kebijakan diskon tiket kereta api hingga 30 persen. Langkah ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat bepergian sekaligus mengurangi kepadatan di jalur darat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan kesiapan layanan kereta api terus ditingkatkan.
Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Hal tersebut disampaikan saat AHY meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Dalam kunjungan itu, ia bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memantau layanan serta melepas perjalanan kereta.
AHY turut melepas Kereta Gaya Baru Malam Selatan tujuan Stasiun Gubeng, Surabaya. Ia juga menyapa penumpang dan melihat langsung kesiapan pelayanan selama masa angkutan Lebaran.
AHY mengatakan, pemerintah terus memastikan kesiapan transportasi multimoda selama periode mudik. Mitigasi risiko juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan.
“Kami berharap transportasi multimoda pada masa Lebaran ini dapat dipersiapkan sebaik mungkin,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (18/3/2026).
Dia menambahkan, kesiapan tim di titik rawan terus diperkuat. Hal ini dilakukan agar gangguan akibat cuaca ekstrem atau potensi bencana dapat segera ditangani.
Berdasarkan data KAI, jumlah perjalanan kereta api pada masa Lebaran tahun ini meningkat sekitar 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Total perjalanan mencapai sekitar 49.886 perjalanan untuk layanan jarak jauh dan lokal.
Jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 5 juta orang selama periode angkutan Lebaran. Peningkatan ini menunjukkan kereta api menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik.
Khusus di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang harian diperkirakan mencapai sekitar 24 ribu orang. Angka ini meningkat dibanding hari biasa yang berkisar 12 ribu hingga 15 ribu penumpang.
Selain diskon tiket, pemerintah juga menjalankan program mudik gratis dan motor gratis atau motis. Program ini memungkinkan masyarakat membawa sepeda motor menggunakan kereta api.
“Melalui PT KAI diberikan diskon tiket hingga 30 persen dengan target sekitar 1,2 juta penumpang,” jelasnya.
AHY menegaskan, peningkatan layanan tidak hanya pada infrastruktur fisik. Pelayanan kepada masyarakat juga harus semakin baik dan humanis.
“Selain menyiapkan infrastruktur fisik, pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan secara humanis,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan transportasi kereta api menjadi bagian penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Upaya ini diharapkan membuat perjalanan mudik lebih aman dan lancar. (Fjr)





