FACEINDONESIA.CO.ID – Umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dijanjikan dua kebahagiaan istimewa. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang berpuasa akan meraih dua kegembiraan: kegembiraan saat berbuka puasa atau ketika hari raya, dan kegembiraan saat bertemu dengan Tuhannya.
Kegembiraan pertama dirasakan secara langsung di dunia. Saat azan Magrib berkumandang, umat Muslim yang berpuasa merasakan kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Momentum tersebut menjadi simbol keberhasilan menunaikan ibadah dengan penuh kesabaran. Puncaknya, kebahagiaan itu hadir kembali ketika merayakan Idulfitri sebagai hari kemenangan.
Sementara itu, kegembiraan kedua bersifat ukhrawi. Yakni kebahagiaan saat seorang hamba bertemu Allah SWT dan menerima balasan atas amal puasanya. Para ulama menjelaskan, puasa memiliki keistimewaan karena merupakan ibadah yang sangat erat dengan keikhlasan, di mana hanya Allah yang mengetahui kualitas dan ganjarannya.
Hadis ini menjadi pengingat bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sarana meningkatkan ketakwaan, kesabaran, dan kedekatan kepada Allah SWT. Dengan memahami makna dua kegembiraan tersebut, umat Islam diharapkan semakin termotivasi menjaga kualitas ibadahnya, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan. (San)





