Orang Yang Berpuasa adalah Hamba Kebanggaan Allah

Dok.KIP

FACEINDONESIA.CO.ID – Ya, puasa adalah termasuk ibadah sirriyah, yaitu ibadah yang bersifat rahasia. Ibadah ini hanya diketahui oleh Allah dan diri sendiri.

Alasan puasa disebut ibadah sirriyah
Tidak ada yang tahu apakah kita berpuasa atau tidak, kecuali kita dan Allah.

Bacaan Lainnya

Kita bisa saja makan dan minum seenaknya di tempat sunyi yang tidak terlihat orang.

Kita yakin, perbuatan kita itu dilihat dan dicatat oleh Allah

Manfaat puasa sebagai ibadah sirriyah :

  • Melatih kejujuran
  • Menyadarkan kehadiran Tuhan
  • Mendidik kedisiplinan
  • Mendidik mengendalikan hawa nafsu dan amarah
  • Mendidik rasa empati
  • Membantu menjadi pribadi yang lebih baik
  • Membantu mengokohkan atau memantapkan taqwa kepada Allah Swt

Dari Abu Hurairah RA., Rasulullah SAW., bersabda: “Allah ‘Azzawajalla berfirman -dalam hadits qudsi: “Semua amal perbuatan anak Adam-yakni manusia- itu adalah untuknya, melainkan berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan dengannya. Puasa adalah sebagai perisai -dari kemaksiatan serta dari neraka. Maka dari itu, apabila pada hari seseorang diantara engkau semua itu berpuasa, janganlah ia bercakap-cakap yang kotor dan jangan pula bertengkar. Apabila ia dimaki-maki oleh seorang atau dilawan dengan bermusuhan, maka hendaklah ia berkata: “Sesungguhnya saya adalah -sedang- berpuasa.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari disebutkan: Allah berfirman dalam hadits qudsi: “Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya.”

Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: “Setiap amal perbuatan anak Adam yakni manusia itu, yang berupa kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya dengan sepuluh kalinya sehingga tujuh ratus kali lipatnya.” Allah Ta’ala berfirman: “Melainkan puasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah untukKu dan Aku akan memberikan balasannya. Orang yang berpuasa itu meninggalkan kesyahwatannya, juga makanannya semata-mata karena ketaatannya pada perintahKu. Seorang yang berpuasa itu mempunyai dua macam kegembiraan, sekali kegembiraan di waktu berbukanya dan sekali lagi kegembiraan di waktu menemui Tuhannya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.

Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita dan kelak dikumpulkan bersama Rasulullah ﷺ

#habibquraisybaharun (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *