FACEINDONESIA.CO.ID-Aquaproof mengajak 20 influencer dan kreator konten dari Cirebon dan sekitarnya untuk mengenal sekaligus melestarikan warisan budaya batik melalui kegiatan membatik bersama di Sanggar Batik Katura, kawasan Trusmi, Cirebon, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye “Aquaproof Melindungi Karya, Merawat Warisan”. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian Aquaproof dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia, khususnya batik sebagai warisan bernilai tinggi yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Cirebon dikenal memiliki kekayaan motif batik, mulai dari Mega Mendung hingga Batik Merawit yang memiliki karakter garis-garis halus dengan teknik pengerjaan khusus. Batik Cirebon juga memiliki dua karakter utama, yakni motif pesisiran yang terinspirasi kehidupan pantai serta motif keratonan yang mengambil unsur budaya Keraton Cirebon.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pengalaman langsung mempelajari proses pembuatan batik, mulai dari menggambar pola, mencanting menggunakan malam, hingga pewarnaan kain. Seluruh tahapan dipandu Susi Kusniati, pewaris Sanggar Batik Katura, bersama tim pengrajin.
Susi menjelaskan, tradisi batik Trusmi telah diwariskan secara turun-temurun. Keluarga Katura bahkan telah memasuki generasi kedelapan dalam menjaga tradisi membatik.
Ia juga menceritakan, almarhum Katura pernah memperoleh rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 2005 melalui pembuatan batik wayang terpanjang di Indonesia berukuran 9 x 2 meter.
Susi mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai batik dengan mulai mengenakan produk batik dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme juga terlihat dari para influencer yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya pemilik akun Instagram @mvhiee_23 yang mengaku mendapatkan pengalaman baru karena bisa menyaksikan sekaligus mencoba proses membatik secara langsung.
Menurutnya, keindahan selembar kain batik menyimpan proses panjang yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Ia juga mengapresiasi dukungan Aquaproof terhadap kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia menyoroti penggunaan cat Aquaproof warna Sage Green 094 pada dinding sanggar yang membuat suasana terlihat menarik dan nyaman. Aquaproof sendiri dikenal sebagai pelopor cat pelapis antibocor di Indonesia dengan perlindungan lebih dari delapan tahun.
Produk ini juga menjadi yang pertama di Indonesia memperoleh sertifikat SNI untuk kategori cat pelapis antibocor berbasis air dan tersedia dalam 24 pilihan warna.
Para influencer yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan turut membagikan pengalaman mereka melalui media sosial. Publik dapat mengikuti berbagai cerita kegiatan tersebut melalui tagar #AquaproofBatikCirebon.
Marketing Manager PT Adhi Cakra Utama Mulia, Chandra Kurniawan, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut menjaga warisan budaya Indonesia.
“Setiap goresan canting menyimpan cerita, kerja keras, dan identitas. Lewat Aquaproof Melindungi Karya, Merawat Warisan, Aquaproof ingin hadir bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga bagian dari upaya menjaga budaya Indonesia tetap lestari,” ujar Chandra.
Ia berharap kampanye tersebut dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya bangsa sekaligus memberikan dukungan kepada para pengrajin batik lokal agar tradisi membatik terus berkembang dan dikenal generasi mendatang.(SAN)






