Citi Foundation Siapkan Generasi Muda Hadapi Era AI

FACEINDONESIA.CO.ID- Citi Foundation meluncurkan Global Innovation Challenge keempat dengan menyediakan dana sebesar 25 juta dolar AS atau sekitar Rp443,7 miliar. Program ini ditujukan untuk membekali generasi muda di berbagai negara dengan keterampilan, pengalaman, dan peluang kerja di tengah perkembangan ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Head of Community Investing and Development Citi sekaligus Head of the Citi Foundation, Brandee McHale, mengatakan perkembangan teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda, terutama mereka yang berasal dari kelompok rentan secara ekonomi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, keterampilan AI menjadi salah satu kunci untuk membuka peluang di dunia kerja masa depan.

“Melalui Global Innovation Challenge ini, kami ingin memastikan generasi muda dapat mengembangkan kecakapan AI dan memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan masa depan,” ujar Brandee.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, lebih dari 80 persen populasi Indonesia telah terhubung ke internet. Dari jumlah tersebut, lebih dari 93 persen menggunakan perangkat atau tools AI setiap bulan.

“Hal ini menunjukkan generasi muda Indonesia memiliki potensi digital yang sangat besar,” kata Batara dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).

Ia menambahkan, Global Innovation Challenge keempat merupakan bagian dari komitmen Citi dalam mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan AI secara bertanggung jawab sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Program terbaru ini akan memberikan hibah masing-masing 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp8,87 miliar kepada 50 organisasi komunitas. Dana tersebut digunakan untuk membantu generasi muda dari kelompok rentan ekonomi mengembangkan keterampilan AI dan kemampuan yang berpusat pada manusia (human-centric skills).

Keterampilan yang dikembangkan antara lain prompt engineering, pembuatan konten digital, pemecahan masalah, berpikir kritis, ketahanan (resilience), dan fleksibilitas.

Citi Foundation menyebut kebutuhan terhadap keterampilan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan manusia. Keterampilan tersebut dinilai dapat memperkuat daya saing kerja dan membuka peluang mobilitas ekonomi bagi generasi muda.

Global Innovation Challenge terbaru melanjutkan program Citi Foundation sebelumnya, termasuk Pathways to Progress yang telah berjalan selama satu dekade serta Global Innovation Challenge 2025 yang berfokus pada percepatan penyerapan tenaga kerja muda.

Selain pendanaan, karyawan Citi juga terlibat dalam berbagai kegiatan untuk mendukung kaum muda, seperti menjadi relawan, memberikan bimbingan dan pelatihan karier, serta menggelar lokakarya pengembangan keterampilan kerja.(DRI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *