ASDP Kirim Bantuan Gempa NTT dengan KMP Inerie II

FACEINDONESIA.CO.ID- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali bergerak membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih menjalani proses pemulihan pascagempa. Dukungan kali ini dilakukan dengan memobilisasi bantuan kemanusiaan dari Surabaya menuju Kupang menggunakan KMP Inerie II.

KMP Inerie II dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Ujung Surabaya pada Sabtu, 5 September 2026, membawa berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di NTT.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, konektivitas penyeberangan memiliki peran penting dalam situasi bencana, terutama untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Setiap bantuan yang dapat kami mobilisasi adalah bentuk kepedulian dan gotong royong untuk membantu saudara-saudara kita di NTT. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama hadir dan memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat terdampak,” ujar Heru dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya ASDP mendukung pemulihan masyarakat terdampak sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan.

Masyarakat, dunia usaha, komunitas, maupun lembaga kemanusiaan dapat menyerahkan bantuan di Pelabuhan Ujung Surabaya untuk selanjutnya dimobilisasi menuju NTT.

Jenis bantuan yang dapat disalurkan antara lain makanan dan minuman, kebutuhan pokok, obat-obatan dan perlengkapan medis, pakaian layak pakai, selimut, tenda, perlengkapan tidur, serta kebutuhan bayi dan anak.

ASDP mengimbau agar bantuan yang diserahkan berada dalam kondisi baik dan layak digunakan sehingga dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat terdampak.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, dukungan kepada masyarakat NTT akan terus dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Pemulihan pascabencana membutuhkan proses yang tidak singkat dan kerja bersama dari banyak pihak. Selama konektivitas masih dibutuhkan untuk mendukung pergerakan bantuan, kami akan terus berupaya memberikan dukungan agar bantuan dapat dimobilisasi secara aman dan tepat sasaran,” ujar Windy.

Sebelumnya, ASDP juga telah beberapa kali memobilisasi bantuan kemanusiaan melalui layanan penyeberangan, baik berupa kebutuhan dasar maupun dukungan logistik dan peralatan untuk wilayah terdampak.

Sebagai bagian dari konektivitas nasional, ASDP berkomitmen mengoptimalkan layanan penyeberangan sebagai jalur mobilisasi bantuan dalam situasi tanggap darurat hingga proses pemulihan bencana.(DRI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *