FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama Holding Ultra Mikro (UMi) terus memperkuat ekosistem emas nasional. Hingga saat ini, kelolaan ekosistem emas melalui Holding UMi telah mencapai 153 ton.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menilai Bank Emas Indonesia memiliki potensi strategis dalam mengoptimalkan kekayaan nasional.
Pengembangan ekosistem emas dilakukan melalui PT Pegadaian yang merupakan bagian dari Holding UMi. Ekosistem tersebut mencakup deposito emas, gadai emas, tabungan emas, cicilan emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, hingga jasa titipan emas korporasi.
Group CEO BRI Hery Gunardi mengatakan, pengembangan ekosistem emas menjadi salah satu bentuk sinergi Holding UMi dalam mendukung agenda pemerintah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
“Melalui Holding Ultra Mikro, BRI bersama Pegadaian terus memperkuat ekosistem emas agar semakin terintegrasi, inklusif, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat maupun perekonomian nasional. Dengan kelolaan ekosistem emas yang telah mencapai 153 ton, kami melihat ruang pertumbuhannya masih sangat besar ke depan,” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Menurut Hery, penguatan ekosistem emas juga menjadi bagian dari perkembangan Holding UMi setelah hampir lima tahun mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM untuk melayani segmen mikro dan ultra mikro.
Jika sebelumnya fokus Holding UMi lebih banyak pada perluasan akses pembiayaan dan inklusi keuangan, kini pengembangannya juga diarahkan untuk membantu masyarakat membangun aset dan meningkatkan kapasitas finansial secara berkelanjutan.
“Holding Ultra Mikro terbukti tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan, tetapi juga membantu masyarakat membangun aset. Ini merupakan tahapan penting dalam proses pemberdayaan, dari memperoleh akses layanan keuangan, mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, hingga pada akhirnya mampu mengakumulasi aset dan meningkatkan kesejahteraan,” jelas Hery.
Ke depan, BRI bersama Pegadaian dan PNM akan terus memperkuat integrasi ekosistem Ultra Mikro, memperluas akses layanan, serta menghadirkan inovasi agar emas dapat menjadi salah satu instrumen yang mendorong inklusi dan pendalaman sektor keuangan nasional.
Hery menambahkan, Indonesia memiliki potensi emas yang besar. Tantangannya adalah mengelola potensi tersebut dalam ekosistem yang terintegrasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan perekonomian nasional.
“BRI Group melalui Holding Ultra Mikro siap mengambil peran untuk memperkuat ekosistem tersebut dan memastikan kekayaan Indonesia dapat menjadi sumber kekuatan bagi perekonomian nasional,” pungkas Hery.(ZID)






